BINTUHAN,BE– Hingga kemarin hasil audit kerugian negara kasus dugaan korupsi dana hibah KPU Kaur 2010, belum kunjung dikeluarkan BPK Bengkulu. Padahal untuk merampungkan berkas tersebut tinggal menunggu hasil audit BPK tersebut. Namun demikian pihaknya tetap menunggu proses audit yang dilakukan pihak BPK. \"Persoalannya audit kerugian negaranya belum juga selesai, kita hanya menunggu itu lagi untuk merampungkan berkasnya, sehingga jika sudah rampung kita segera melimpahkanya,\" kata Kajari Bintuhan HM Iwa Suwiya Pribawa SH, kemarin. Dikatakanya, seluruh pihak terkait sudah menjalani pemeriksaan termasuk penetapan tersangka sudah dilakukan. Dalam, kasus dugaan korupsi dana Rp 1 miliar ini, pihaknya sudah menetapkan tiga tersangka masing masing mantan Sekretaris KPU Kaur berinisial AY, mantan bendahara APBN berinisial YA dan mantan Bendahara APBD berinisial JM. Berkas tiga tersangka sudah lengkap. \"Ketiga tersangka juga sudah menjalani pemeriksaan dan juga beberapa saksi juga sudah selesai diperiksa, tinggal menunggu audit BPK tersebut,\" jelasnya. Dijelaskanya, penyidik menduga kuat dalam kasus dana hibah pilkada ini, negara dirugikan ratusan juta rupiah. Tersangka membuat laporan fiktif serta sejumlah dokumen yang diduga kuat di mark up. Namun demikian sebagian legalitas untuk menghitung kerugian Negara tersebut, tetap harus ada hasil audit BPK. \"Terus terang kami juga sudah lama menunggu sebab tinggal menunggu audit lagi untuk menaikan kasus ini ke meja persidangan, namun demikian pihak tetap menunggu audit tersebut, mudah-mudahan minggu ini selesai,\" jelasnya. (823)
Korupsi KPU, Tunggu Audit BPK
Jumat 22-11-2013,21:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Rabu 28-10-2026,16:32 WIB
Peringatan Sumpah Pemuda 2026, Walikota Ajak Generasi Muda Tanamkan Kegigihan dan Empati
Rabu 28-10-2026,17:10 WIB
Empat Desa di Mukomuko Minim Pesaing, Calon Kades Bisa Lawan Kotak Kosong
Rabu 28-10-2026,16:52 WIB
Disdikbud Mukomuko Dorong PAUD Cetak Anak Kreatif dan Berani Mencari Solusi
Rabu 28-10-2026,16:36 WIB
Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Mukomuko Ajak Pemuda Berani Bermimpi dan Kerja Keras
Terkini
Kamis 29-10-2026,14:29 WIB
Syamsu Ihwan Tolak Bimtek DPRD, Pilih Kedepankan Efisiensi Anggaran
Kamis 29-10-2026,11:45 WIB
Tragedi Kereta Cepat di Spanyol: 68 Orang Tewas, Ratusan Lainnya Terluka
Kamis 29-10-2026,11:23 WIB
Setahun Sekolah Rakyat, 44 Ribu Anak Nikmati Pendidikan Gratis, Gus Ipul Terharu
Kamis 29-10-2026,11:17 WIB
Honor Guru Pesantren di Bawah Rp500 Ribu, Ditjen Pesantren Diharapkan Jadi Solusi
Kamis 29-10-2026,11:12 WIB