BINTUHAN, BE– Penyidik Tipikor, menerima laporam masyarakat terkait penyunatan Bantuan Langsung Sementara Mandiri (BLSM) di Desa Gedung Menung . Mereka mengajukan laporan secara tertulis ke Tipikor, Polres Kaur. Terkait hal tersebut, pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut. \"Kita masih melakukan pengumpulan bukti terlebih dahulu, apakah benar memang adanya pungutan atau penyunatan BLSM tersebut,\" kata Pjs Kapolres Kaur AKBP Dirmanto SH melalui Kasat Reskrim AKP Komaruddin SH, kemarin. Dikatakanya, dalam minggu-minggu ini pihaknya akan memanggil beberapa saksi yakni dari warga yang menerima dan tidak menerima BLSM tersebut, termasuk juga warga menerima namun sudah dilakukan penyunatan. \"Jika memang benar adanya pemotongan, nantinya akan kita klarifikasi dengan oknum kades tersebut. Apakah pemotongan itu d dilakukan sengaja atau sudah kesepakatan yang tujuanya untuk kepentingan masyarakat, hal ini harus jelas,\" kata Kasat. Sementara itu, berdasarkan laporan dari warga Desa Gedung Menung, Kecamatan Nasal, Kades dituding melakukan penggelapan dana BLSM. Berdasarkan laporaan resmi yang disampaikan perangkat BPD yang ditanda tangani Ketua BPD Hera dan anggotanya Baharim sebagai kades dengan cara mencairkan dana BLSM dari kantor Pos Nasal. Secara keseluruhan penerima BLSM didesa itu sebanyak 118 orang yang sudah menerima kompensasi sebesar Rp 300 ribu dua kali penarikan sehingga total setiap warga yang harus menerima uang sebanyak Rp 600 ribu. Atau total uang secara keseluruhan Rp 70.800.000,- sayangnya yang mengambil uang lansung ke Pos hanya berjumlah 32 orang atau sebesar Rp 19.200.000,- \"Sialnya diambil oleh oknum Kades sementara apakah uang tersebut dibagikan kepada penerima kita belum tahu persis ini yang kita dapat laporan resminya dari BPD,\" jelas Kasat. Terkait lapran itu, lanjut Kasat, tentunya perlu memanggil pihak terkait, apakah ada warga yang sirugikan atau tidak. Sebab nominal uang yang diterima oleh oknum kades desa setempat, lumayan besar yakni Rp 51.600.000. Nominal dana tersebut yang perlu diselidiki lebih lanjut. \"Kemudian kita akan melihat aturan apakah boleh Kades mengambil dana BLSM ke Kantor POS secara langsung, hal ini akan kita selidiki bersama,\" jelasnya.(823)
Kades Dituding “Sunat” BLSM
Rabu 20-11-2013,19:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,10:16 WIB
Waves of Weave Hadir di Museum Nasional, Pamerkan Wastra dari 10 Negara Asia Tenggara
Rabu 28-10-2026,10:12 WIB
Bukan Sekadar Pesta Kostum, Ini Asal Usul dan Sejarah Halloween
Rabu 28-10-2026,10:03 WIB
Jangan Sembarangan Pakai Oksigen Nasal saat Kabut Asap, Ini Penjelasan Guru Besar FKUI
Rabu 28-10-2026,10:07 WIB
Profesor Kardiologi UCL Ungkap Fakta Mengejutkan, Hanya 2 Persen Belanja Kesehatan untuk Pencegahan
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Terkini
Rabu 28-10-2026,17:10 WIB
Empat Desa di Mukomuko Minim Pesaing, Calon Kades Bisa Lawan Kotak Kosong
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Rabu 28-10-2026,17:01 WIB
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Kejati Bengkulu Kampanyekan Perlawanan terhadap Korupsi
Rabu 28-10-2026,16:59 WIB
Menangis di Hadapan Hakim, Eks Bupati Fikri Minta Keringanan Hukuman dalam Kasus Ijon Proyek ?
Rabu 28-10-2026,16:57 WIB