KEPAHIANG, BE - Produksi buah cabai di Kabupaten Kepahiang kini mengalami penurunan drastis. Ini lantaran intensitas curah hujan yang tinggi. Akibatnya, petani memilih tidak menanam cabai karena perawatan yang sulit, ditambah lagi tanaman cabai rentan terserang penyakit. Warga Taba Tebelet, Azuardi (45) mengatakan sejak musim hujan melanda produksi cabai mengalami penurunan yang cukup drastis. Sehingga dirinya yang berprofesi sebagai penjual cabai di pasar sangat sulit untuk mendapatkan cabai untuk dijual. \"Memang sejak musim hujan ini harga cabai masih relatif normal, kami biasanya mengambil seharga Rp 30 ribu dari petani,\" ujarnya. Dikatakannya, walaupun harganya relatif normal, namun cabai susah didapatkan. Karena rata-rata petani cenderung enggan menanam cabai dimusim hujan ini. \"Kalau kondisi seperti ini berlanjut terus, maka tidak menutup kemungkinan nantinya harga cabai akan meroket lagi,\" jelas pedagang cabai di Pasar Kepahiang ini. Terpisah, Ketua Gapoktan Serunting Sakti desa Karang Indah, Drs H Syaiful Amri mengatakan, saat musim hujan seperti ini memang petani tidak ada yang menanam cabai. Selain karena perawatannya sangat susah, ditambah lagi tanaman cabai lebih rentan terserang penyakit. \"Disaat musim hujan seperti saat ini, kalau petani tetap nekad menanam cabai maka petani harus menanggung kerugian karena banyak hama,\" katanya. Menurutnya, memang kalau dihitung-hitung harga jual cabai dari petani kepada pengumpul saat ini masih terbilang tinggi. Namun ancaman kerugian akan dihadapi petani disaat musim hujan ini. \"Penyakit cabai bonyok sudah pasti mengancam tanaman cabai. Belum lagi bunga cabai susah menjadi buah karena lebih cepat gugur akibat curah hujan,\" tandasnya. (505)
Produksi Cabai Turun Drastis
Rabu 20-11-2013,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,12:33 WIB
Rekomendasi City Car Bekas Terhemat, Tangguh, dan Ekonomis untuk Perawatan
Kamis 05-11-2026,11:13 WIB
Listyo Sigit Jadi Sorotan Media Internasional setelah Terseret Kasus Penyadapan Presiden
Kamis 05-11-2026,10:22 WIB
Kasus ISPA Capai 401 Ribu, Kemenkes Distribusikan Jutaan Masker ke 7 Provinsi
Kamis 05-11-2026,12:05 WIB
Panduan Klaim Asuransi Nelayan Bengkulu 2026, Ini Syarat dan Caranya
Kamis 05-11-2026,11:55 WIB
Cara Daftar BPJS Kesehatan Gratis ( PBI ) di Daerah 3T Bengkulu
Terkini
Kamis 05-11-2026,15:31 WIB
Walikota Minta OPD Keroyokan Atasi Kemiskinan, UMKM hingga Kebutuhan Sekolah Jadi Perhatian
Kamis 05-11-2026,15:00 WIB
PAD Mukomuko Mendekati 82 Persen, BKD Optimistis Lampaui Target 2026
Kamis 05-11-2026,14:55 WIB
Wali Kota Bengkulu Keluarkan SE Larang ASN dan Pengunjung Kantor Pemkot Gunakan Vape
Kamis 05-11-2026,14:54 WIB
FGD Bersama DKP Provinsi Bengkulu dan Yayasan Latun, Pemkab Kaur Dukung Program KNMP 2027
Kamis 05-11-2026,14:51 WIB