BENGKULU, BE - Setelah melakukan proses penyelidikan panjang, penyidik Polda Bengkulu pun mengisyaratkan bahwa dalam waktu dekat ini segera menetapkan tersangka (Tsk) kasus dugaan korupsi pada proyek penahan gelombang atau breakwater milik Administrasi Pelabuhan (Adpel) Pulau Baai Bengkulu. \"Penyidik tentunya sudah mengantongi calon tersangka, penetapannya nanti,\" kata Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu, Kombes Pol Drs SM Mahendra Jaya melalui Kasubdit III Tipikor, Kompol Dharma Nugraha SIK, kemarin. Sejauh ini penyidik telah memeriksa banyak saksi, seperti Kepala Administrasi Pelabuhan (Adpel), PPTK proyek, pihak ketiga atau rekanan, konsultan, saksi kunci dari Universitas Bengkulu serta sejumlah pihak yang diduga terlibat lainnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh BE, proyek yang bernilai Rp 14,2 miliar yang bersumber dari APBN 2012 itu akan menyeret banyak tersangka. Hanya saja penyidik belum bersedia membocorkan mengenai jumlah dan siapa saja yang akan ditetapkan menjadi tersangka tersebut. \"Tersangkanya akan kami sampaikan saat gelar perkara nanti, sekarang belum kami sebutkan karena kepentingan penyidikan,\" ujarnya. Kendati demikian, Dharman mengisyaratkan bahwa yang akan ditetapkan menjadi tersangka nantinya adalah orang yang sudah pernah diperiksa oleh penyidik. \"Yang bakal menjadi tersangka tetap orang yang pernah menjalani pemeriksaan,\" Dharman. Disinggung soal kerugian negara yang ditimbul dari proyek tersebut, Dharma mengaku saat ini masih dalam proses penghitungan oleh BPKP Bengkulu. Diperkirakan dalam waktu dekat ini hasil penghitungan BPKP pun akan keluar dan serahkan ke penyidik. Namun berdasarkan penghitungan oleh tim ahli dari Universitas Bengkulu, kerugian negara cukup besar, yakni mencapai Rp 5,6 miliar. \"Dugaan sementara, kerugiannya diatas Rp 5 miliar. Untuk kerugian finalnya, nanti kita tunggu dari BPKP,\" kilahnya.(400)
Tsk Breakwater Segera Ditetapkan
Rabu 20-11-2013,09:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,16:53 WIB
Sekolah Terdampak Banjir di Bengkulu Didata, SDN 89 Masih Libur Sementara
Selasa 07-04-2026,14:18 WIB
Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim SAR Perluas Penyisiran hingga Pulau Tikus
Selasa 07-04-2026,14:30 WIB
Kapolda Bengkulu Tinjau Lokasi Banjir, 100 Personel Dikerahkan Bantu Warga
Selasa 07-04-2026,14:36 WIB
Cuaca Ekstrem Picu Bencana, Gubernur Bengkulu Perintahkan Distribusi Bantuan Tanpa Henti
Selasa 07-04-2026,17:05 WIB
Hari Pertama TKA SMP di Kota Bengkulu Diwarnai Kendala Teknis, Disdik Lakukan Evaluasi Harian
Terkini
Rabu 08-04-2026,11:17 WIB
BREAKING NEWS: Tipidkor Polda Bengkulu Geledah Disparpora dan BKD Kepahiang
Rabu 08-04-2026,11:12 WIB
TREND 2026 Kupas Strategi Indonesia Keluar dari Middle Income Trap
Rabu 08-04-2026,11:07 WIB
Puluhan Mobnas Dipinjamkan ke Instansi Vertikal Tetap Diservis Pakai APBD
Rabu 08-04-2026,09:28 WIB
Korupsi Dana Pamsimas Mukomuko, Kejari Tetapkan Tiga Tersangka
Rabu 08-04-2026,09:23 WIB