MUKOMUKO, BE – Adanya dugaan pupuk bersubsidi jenis urea yang digunakan salah satu perusahaan besar di Kabupaten Mukomuko, yang mencapai 1.600 ton. Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten, Alazadini angkat bicara. Semestinya distribusi pupuk bersubsidi harus dipublikasikan. “ Kalau pupuk bersubsidi dibawa atau digunakan oleh pihak perusahaan saya belum mendapatkan informasi itu. Yang saya ketahui penggunaan pupuk tersebut yang banyak tidak tepat sasaran,” katanya. Penggunaan pupuk tersebut harus transparan seperti siapa sasarannya , dimana lokasinya dan harus dipublikasikan oleh dinas terkait. Sehingga pengawasan pupuk itu benar – benar dapat dilakukan secara bersama. Semestinya gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang akan menyalurkan pupuk bersubsidi tersebut kepada kelompok petani. \"Langkah ini dilakukan agar pupuk tersebut benar – benar tepat sasaran,\" jelasnya. Menurutnya, selama ini pupuk tersebut diberikan kepada para pengusaha yakni melalui kios. Tentunya pemilik kios yang merupakan para pengusaha itu ingin mendapatkan keuntungan yang besar. “ Sudah pernah saya sampaikan hal ini kepada dinas pertanian, namun belum ada respon,” bebernya. Jika pupuk tersebut tetap disalurkan para pengusaha, potensi tidak tepat sasaran penyaluran pupuk bersubsidi akan semakin besar. Pasalnya tidak mungkin petani setiap hari menanyakan kepada kios resmi yang menjual pupuk bersubsidi tersebut. \"Harapan kita pupuk subsidi itu jangan lagi didistribusikan melalui kios, serahkan kepada gapoktan. Karena yang menyalurkan dan menggunakan pupuk itu adalah para petani bukan pengusaha,” demikian Alazadini. (900)
Publikasikan Penerima Pupuk Bersubsidi
Selasa 19-11-2013,19:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,21:12 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,19:10 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasokan LPG Ditambah 7.840 Tabung
Kamis 19-03-2026,19:26 WIB
Jelang Idulfitri, Kapolres Bengkulu Utara Beserta DANDIM 0423 Gelar Patroli
Kamis 19-03-2026,19:19 WIB
Trafik JTTS Naik 109 Persen, Hutama Karya Catat Lonjakan Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2026
Kamis 19-03-2026,19:01 WIB
Kapolres Rejang Lebong Pantau Arus Mudik dan Objek Wisata, Lalu Lintas Masih Lancar
Terkini
Jumat 20-03-2026,16:12 WIB
21 Masjid Gelar Salat Id Lebih Awal di Bengkulu Selatan
Jumat 20-03-2026,15:51 WIB
Ribuan Warga Muhammadiyah Rejang Lebong Gelar Shalat Idul Fitri di Lima Lokasi
Jumat 20-03-2026,15:44 WIB
Mudik Nyaman Bersama Honda, Ribuan Konsumen Setia Berangkat Pulang Kampung
Jumat 20-03-2026,15:40 WIB
Polda Bengkulu Siap Gelar Operasi Ketupat Nala 2026, Fokus Amankan Arus Mudik hingga Kawasan Rawan
Jumat 20-03-2026,09:17 WIB