JAKARTA, BE - Toyota Motor Corporation (TMC) Jepang memutuskan untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi Vios dan Yaris 1.500 cc. Produksi dua model tersebut akan memanfaatkan pabrik kedua PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang yang memiliki kapasitas 120 ribu unit per tahun. Direktur TMMIN I Made Dana Tangkas mengatakan, Vios dan Limo (untuk taksi) akan mulai diproduksi Desember 2013. Sedangkan Yaris diproduksi Maret 2014. Sejak Maret tahun ini, pabrik Karawang II baru memproduksi Etios Valco. \"Komposisi produksinya masih dihitung. Tapi Vios dan Yaris akan mendominasi,\" ujarnya di Jakarta, kemarin. Kebijakan ini otomatis menggeser produksi Yaris 1.500 cc yang selama ini didatangkan dari Thailand. Toyota Thailand sudah beralih merakit Yaris 1.200 cc mengikuti program mobil ramah lingkungan (Eco Car) yang digulirkan pemerintah setempat. \"Produksi Yaris dan Vios kita fokuskan untuk pasar domestik dulu, baru diekspor,\" sebutnya. Pabrik pertama TMMIN, Karawang I, saat ini hanya memroduksi dua model. Yaitu Kijang Innova dan Fortuner dengan kapasitas 130 ribu unit per tahun. Pabrik Karawang II yang diresmikan Maret lalu saat ini baru memiliki kapasitas produksi 70 ribu unit. Rencananya, tahun depan kapasitas produksi pabrik Karawang II akan ditingkatkan menjadi 120 ribu unit. Pembangunan pabrik Karawang II merupakan bagian dari investasi Rp 13 triliun enam anak perusahaan Toyota Jepang di Indonesia yang diumumkan Akio Toyoda, presiden direktur TMC pada November 2012. Total kapasitas produksi TMMIN pada 2014 ditargetkan 250 ribu unit per tahun. Angka sebesar itu naik dibandingkan tahun ini yang hanya 200 ribu unit dari kedua pabrik. Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementarian Perindustrian Budi Darmadi mengungkapkan, perakitan Etios Valco menandai komitmen baru Toyota untuk terus berkembang di Indonesia. \"Untuk pabrik kedua saja investasinya Rp 3,3 triliun. Itu hanya bangunan dan peralatan, belum termasuk harga tanah,\" lanjutnya. Budi meminta komitmen Toyota di Indonesia sebagai basis produksi di luar Jepang agar diikuti dengan penambahan ekspor. \"Kami harap produksi di Karawang II bisa berguna bukan cuma di Indonesia, tetapi juga untuk pasar ekspor baik CBU (completely built-up) maupun CKD (completely knock down),\" imbuhnya. (jp)
Indonesia Basis Produksi Vios-Yaris
Sabtu 16-11-2013,08:32 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 12-10-2026,16:16 WIB
DAK Fisik Mukomuko 2027 Hanya Rp24 Miliar, Jauh di Bawah Nonfisik
Senin 12-10-2026,12:10 WIB
8 Ciri Rumah yang Dipercaya Membawa Rezeki dan Membantu Bebas Utang
Senin 12-10-2026,07:00 WIB
Rosi Dahlia Raih Kategori Terbaik Bencoolen Fashion Week 2026, BSI Bengkulu Sabet Dua Penghargaan
Senin 12-10-2026,11:34 WIB
Mengkhawatirkan! 9 dari 10 Orang dengan Depresi di Indonesia Belum Diobati
Senin 12-10-2026,11:26 WIB
KORPRI Night Run 2026 Bukan Sekadar Lari, Ada Donasi untuk Korban Gempa
Terkini
Senin 12-10-2026,16:21 WIB
Novi Gugat Ahmad Zairi dan Ustaz Syamlan soal Sengketa Tanah di Tanjung Terdana
Senin 12-10-2026,16:16 WIB
DAK Fisik Mukomuko 2027 Hanya Rp24 Miliar, Jauh di Bawah Nonfisik
Senin 12-10-2026,16:12 WIB
Frenky Janes Soroti Pelayanan RSUD Mukomuko, Anggaran Besar Harus Berdampak
Senin 12-10-2026,15:09 WIB
Hotel Santika Bengkulu Hadirkan Empat Menu Spesial Selama Oktober
Senin 12-10-2026,13:39 WIB