TUBEI,BE - Peringatan keras bagi 33 Kelompok tani (poktan) yang mendapatkan program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dari Kementerian Kehutanan RI. Poktan diwajibkan untuk mengadakan 25 ribu bibit unggul dan bersertifikat. Jika nantinya didapatkan ada Poktan membeli bibit tak bersertifikat, dipastikan Poktan bersangkutan mendapatkan sanksi dari pihak terkait. Plt Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Lebong Fakhrurrozi SSos MSi kemarin menegaskan, 33 Poktan itu sudah diperingatkan untuk membeli bibit unggul bersertifikat. Peringatan itu disampaikan ketika pelatihan yang digelar beberapa waktu yang lalu. Adapun bibit yang harus dibeli itu sebanyak 20 ribu bibit karet dan 5 ribu bibit sengon unggul dan bersertifikat. \"Mereka sudah kita ingatkan mengenai hal tersebut. Jika nantinya didapati ada Poktan yang tidak mengindahkan hal tersebut tentu bakal ada sanksi,\'\' kata Fakhrurrozi SSos MSi yang akran disapa Rozi pada BE kemarin. Selain itu, Poktan penerima bantuan ini juga diwajibkan menyampaikan laporan pertanggung jawaban dari pelaksanaan kegiatan yang mereka lakukan. Laporan itu menjadi dasar pencairan 30 % dana terakhir dari bantuan tersebut. \"Artinya, meski ini bersifat bantuan, namun Poktan harus bertanggung jawab terhadap apa yang mereka laksanakan. Dana bantuan ini juga tidak dicairkan seluruhnya, nantinya setelah mereka menyampaikan laporan baru akan dicairkan dana terakhir sebesar 30 % dari total bantuan,\" lanjutnya. Pentingnya penggunaan bibit unggul ini dimaksudkan agar tanaman itu dapat tumbuh dengan baik, sehingga kayu yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Saat ini masing-masing Poktan sudah melakukan pencairan dana 30 % pada termin kedua. Dana ini diperuntukkan bagi perawatan bibit yang sudah dibeli. \'\'Tentu kita juga akan melakukan pengawasan terhadap realisasi bantuan pemerintah pusat ini,\" singkatnya.(777)
Poktan Terancam Sanksi
Kamis 14-11-2013,14:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 20-10-2026,16:20 WIB
Warga Tionghoa Dukung Revitalisasi Kampung Cina, Berharap Kembali Ramai Pengunjung
Selasa 20-10-2026,16:27 WIB
Tanamkan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini, Ditlantas Polda Bengkulu Gelar Polsanak Dua Kali Sepekan
Selasa 20-10-2026,16:14 WIB
Bunda PAUD Kota Bengkulu Finalisasi Grand Design Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Selasa 20-10-2026,15:18 WIB
Ancaman El Niño, Pemprov Bengkulu Larang Buka Lahan dengan Membakar, Kasus ISPA Tembus 15.961
Selasa 20-10-2026,16:11 WIB
Masih Dievaluasi Pemprov, Pemkot Bengkulu Kebut Persiapan KegiatanAPBD Perubahan 2026
Terkini
Rabu 21-10-2026,10:02 WIB
M Fadli Raih Emas Ketiga Indonesia, Pecahkan Rekor Baru di Asian Para Games 2026
Rabu 21-10-2026,09:59 WIB
Sejarah Baru! Indonesia Gelar Perdana FIA Rallycross World Cup 2026 di Ancol
Rabu 21-10-2026,09:55 WIB
PPG Daljab Guru Madrasah 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Rabu 21-10-2026,09:50 WIB
Eks Anggota Parlemen Singapura Buka Suara soal Kritik Muhammad Lutfi, Singgung Konfrontasi RI-Malaysia
Rabu 21-10-2026,09:46 WIB