BINTUHAN, BE – Kebutuhan pupuk di Kabupaten Kaur terus meningkat dalam setiap tahun, ini merupakan bukti dari komoditi perkebunan di daerah ini terus berkembang. Hal ini dapat dilihat dari pengusulan kebutuhan pupuk dari berbagai Kelompok Tani (Koptan) yang berhasil dirangkum oleh Dinas Pertanian untuk diusulkan ke Pusri mendapatkan subsidi harga pupuk ke Petani di Kabupaten Kaur. \"Penambahan ini karena bertambahnya sawah dan juga usulan petani. Lalu yang paling banyak di usulkan pupuk Urea yakni 3 ribu ton lebih, karena urea masih mendominasi untuk kebutuhan pokok para petani,\" Kata Kepala Dinas Pertanian Kaur Defrial MAP melalui kabid PSP Endi Yusrizal SP, kemarin. Dikatakanya, selain urea untuk pupuk jenis SP36 juga naik dan diusulkan sebanyak 1.513 ton, ZA sebanyak 756 ton, NPK sebanyak 2.458 Ton dan Organik sebanyak 320 Ton, Kenaikan semuanya ini memang Kaur selama ini mengalami kekuranngan pupuk, sehingga pihaknya sangat mengaharapkan jika Pusri dan Petrokimia menyetujui usulan ini. \"Wilayah perkebunan dan persawahan kabupaten Kaur terus bertambah, sehingga kebutuhan pupuk juga bertambah. Oleh karena itu kita usulkan mencapai 3000 ton lebih pupuk,\" jelasnya. Dijelaskanya, kebutuhan pupuk ini berdasarkan pengalaman tahun ini yang sangat mengalami kekurangan pupuk. Padahal kuota yang diberikan sudah cukup besar, namun lantaran banyaknya petani yang mmbutuhkan pupuk sehingga banyak kekurangan dimana mana. Sebagai gambaran tahun ini kuota pupuk untuk kaur yakni Urea 1.700 ton,SP-36 241 ton, ZA156 ton, NPK 1.134 dan Organik 319 Ton. \"Kemudian dari 15 kecamatan Kebutuhan pupuk tertinggi terjadi Di Kecamatan Nasal dengan kuota UREA 135 ton, SP-36 21 Ton, ZA 13,99 ton, NPK95,16 Ton dan Organik 48, 90 ton, hal ini jelas masih sangat kekurangan, karena kecamatan lainya masih membutuhkan yang sangat banyak,\" jelasnya.(823)
Butuh 3.163 Ton Urea
Rabu 13-11-2013,21:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,12:22 WIB
Pamit Memancing, Asep Prasetyo Ditemukan Meninggal di Sungai Akasia
Kamis 23-04-2026,12:19 WIB
Tuntutan Menggunung di Kasus Tambang Bengkulu, Dari 1 Tahun hingga 10 Tahun Penjara
Kamis 23-04-2026,12:25 WIB
Kapolresta Bengkulu Pimpin Sertijab Empat Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Kamis 23-04-2026,12:15 WIB
Proyek Jembatan Timbang Mukomuko Mandek, Masalah Hibah Lahan Jadi Penghambat Utama
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Terkini
Kamis 23-04-2026,18:33 WIB
Tak Ingin Asal Jadi, Dinas PUPR Bengkulu Selatan Gandeng Jaksa Awasi Proyek Jalan
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:11 WIB
Pemkot Bengkulu Bongkar Pondok di Pantai Panjang, Siapkan Gazebo Gratis untuk Wisatawan
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB