TUBEI,BE - Kejaksaan negeri Tubei menggenjot penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan buku SD (Sekolah Dasar). Proyek yang berasal dari dana DAK tahun 2010. Dengan terus memeriksa para saksi. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi yang telah dilakukan, jumlah kekurangan buku yang disalurkan ke seluruh sekolah penerima bantuan DAK mencapai 4.000 eksemplar. Harga pengadaan sejumlah 4.000 buku itulah yang diduga dikorupsi. Saat dikonfirmasi BE, Kepala Kejaksaan Negeri Tubei R Dodi Budi Kelana SH MH melalui Kasie Pidsus Rizal Edison SH menuturkan, \"Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan saksi guna meminta keterangan lebih lanjut. Dari total 22 SD tersebut jumlah buku yang kurang mencapai angka sekitar 4.000 lebih. Namun masih ada satu sekolah yang belum dihitung jumlah bukunya.\'\' Kemarin Penyidik Kejari memeriksa 2 kepala Sekolah dasar (SD) penerima bantuan buku dari DAK Buku 2010 tersebut. Adapun 2 Kepala Sekolah SD yang telah diperiksa tersebut, Kepala Sekolah SDN 05 Topos dan Kepala Sekolah SDN 02 Rimbo Pengadang. Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengakui jika jumlah buku yang diterima masing-masing sekolah tidak sesuai dengan RAP. \"Seperti buku untuk SDN 05 Topos, jumlah buku yang diberikan masih kurang sebanyak 86 buku lagi, sementara untuk SDN 02 Rimbo Pengadang kurang 175 buku,\" jelas Rizal. Dari 25 Sekolah Dasar yang menerima bantuan tersebut, hanya 3 Sekolah yang jumlah buku yang diterima sesuai dengan RAP, Sementara satu sekolah lagi sudah diperiksa namun jumlah buku belum sempat dihitung. Sisanya sebanyak 22 SD dipastikan jumlah buku yang diterima kurang dan tidak sesuai dengan RAP yang ada. \"Dari total 22 SD tersebut jumlah buku yang kurang mencapai angka sekitar 4.000 lebih. Masih ada satu sekolah yang belum dihitung jumlah bukunya. Selain itu, setelah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kepala sekolah tersebut. Kedepan penyidik bakal meminta keterangan darisaksi Ahli dari Universitas Bengkulu (UNIB). Guna menanyakan tentang Kontrak dalam kasus tersebut. \"Kita belum memastikan kapan memeriksa saksi ahli tersebut. Kita upayakan dalam waktu dekat ini,\" pungkasnya.(777)
Dugaan Korupsi DAK Capai 4.000 Buku
Sabtu 09-11-2013,17:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-03-2026,12:25 WIB
Pemprov Bengkulu Perkuat Program Orang Tua Asuh untuk Anak Yatim
Selasa 17-03-2026,12:12 WIB
Potensi Puting Beliung Meningkat, Ini Imbauan BPBD Lebong
Selasa 17-03-2026,12:09 WIB
Libur Sekolah, MBG Dialihkan ke Ibu Hamil dan Balita
Selasa 17-03-2026,12:17 WIB
DKP Kota Bengkulu Sediakan Lele Murah dan Bibit untuk Warga
Selasa 17-03-2026,13:37 WIB
Pemdes Karang Tinggi Tetapkan 13 KPM Penerima BLT Dana Desa 2026
Terkini
Selasa 17-03-2026,16:54 WIB
Layanan SIM dan SKCK di Polresta Bengkulu Tutup Sementara Saat Nyepi dan Lebaran, Ini Jadwalnya
Selasa 17-03-2026,16:05 WIB
Libur Lebaran, Call Center 110 Tetap Siaga 24 Jam di Bengkulu
Selasa 17-03-2026,16:02 WIB
Libur Lebaran di Pantai Panjang, Polisi Minta Wisatawan Tak Nekat Berenang
Selasa 17-03-2026,15:52 WIB
Polresta Bengkulu Sediakan Titip Kendaraan Gratis Saat Mudik
Selasa 17-03-2026,15:32 WIB