ARGA MAKMUR, BE - Tahun lalu, sejumlah kasus flu burung ditemukan di wilayah Bengkulu Utara dan merupakan persoalan yang cukup serius. Walaupun untuk awal tahun ini belum ada laporan mengenai wabah Flu Burung. Pemkab Bengkulu Utara melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Bengkulu Utara mulai melakukan antisipasi dengan menyiapkan disinfektan hingga di tingkat kecamatan untuk memberantas penyebaran virus H5N1 yang menyebakan wabah flu burung. Selain itu, hal ini dilakukan sebagai langkah untuk melakukan penindakan jika di suatu kecamatan terjadi kasus kematian ayam secara mendadak seperti halnya flu burung. \"Masing-masing kecamatan disediakan sebanyakk 5 liter Disinfektan untuk antisipasi pencegahan wabah flu burung di wilayahnya,\" terang Kadis Pertanian dan Peternakan, Ir Batman Meiry Arsyad. Selain itu, saat ini Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten juga memiliki cadangan disinfektan yang disimpan sebanyak 110 liter untuk mengantisipasi jika terjadi kasus yang menonjol di wilayah tertentu. Untuk mengatasi penyebaran kasus flu burung, Distanak Bengkulu Utara mengharapkan sikap kooperatif dari masyarakat jika ditemukan kasus ayam mati mendadak di wilayahnya untuk segera melapor ke pihak terkait. Hal ini diperlukan untuk mempermudah penanggulangan yang dilakukan. Terlebih untuk wilayah Bengkulu Utara yang memiliki wilayah cukup luas menjadikan pengawasan yang dilakukan menjadi persoalan dikarenakan terbatasnya jumlah personil yang ada. \"Dalam beberapa kasus yang terjadi tahun lalu, masyarakat banyak yang lambat dalam menyampaikan laporan ke dinas terkait. Semestinya hal ini tidak perlu terjadi karena untuk mempermudah penanganan kasus ini,\" katanya. Kasus ayam mati mendadak biasanya akan ditemukan jika terjadi pergantian cuaca. Hal ini banyak ditemukan di beberapa wilayah dan tidak hanya di Bengkulu Utara saja. Kondisi ini menjadikan masyarakat harus mulai mewaspadai jika ada kejadian ayam mati mendadak di wilayahnyal. Seperti halnya sekerang ini, cuaca mulai tidak teratur dan sangat rentan timbulnya penyakit pada hewan ternak. \"Faktor cuaca memang cukup berpengaruh terhadap timbulnya kasus Flu Burung. Namun masyarakat yang memiliki dan memelihara hewan ternak juga harus rajin melakukan penyemprotan disinfektan di kandang,\" tukas Batman. (212)
Flu Burung Nihil
Senin 13-02-2012,09:15 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,10:43 WIB
Tekan Angka Kecelakaan, Dirlantas Polda Bengkulu Petakan Jalur Rawan di Seluruh Bengkulu
Rabu 05-08-2026,10:41 WIB
Hadir Ringankan Masyarakat Saat Kemarau, MUI Manna Bersama Forkopimda Salurkan Air Bersih
Rabu 05-08-2026,10:37 WIB
Terseret Arus Saat menyelam, Remaja Enggano Ditemukan Meninggal
Rabu 05-08-2026,14:32 WIB
Hakim Vonis Latipa Tu'sadiah 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera
Rabu 05-08-2026,14:36 WIB
Polda Bengkulu Bongkar Jaringan Sabu, Tiga Orang Ditangkap dengan Barang Bukti 205 Gram
Terkini
Rabu 05-08-2026,22:00 WIB
Honda BeAT Jazz Glossy Blue Black, Pilihan Skutik Modern yang Sporty dan Hemat BBM
Rabu 05-08-2026,20:00 WIB
BTN Bengkulu Tegaskan Sengketa dengan Pengembang Bukan Ranah Bank, Hormati Langkah Hukum LPK-RI
Rabu 05-08-2026,18:45 WIB
Oknum Kadis Buka Suara soal Video Viral, DPRD Minta Inspektorat Ungkap Fakta dan Pulihkan Nama Baik
Rabu 05-08-2026,18:41 WIB