GADING CEMPAKA, BE - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Bengkulu, semakin hari semakin meresahkan warga. Pasalnya hampir setiap hari pelaku curanomor beraksi, namun satupun belum ada yang berhasil ditangkap polisi. Dalam tempo sehari mereka bandit ini mampu menggasak 3 unit motor. Korbannya antara lain Jemrani (40), warga Jalan Bhakti Husada Komplek Pepabri Lingkar Barat. Korban kehilangan motor jenis Yamaha Mio nopol BD 5387 ER dan Suzuki FU dengan nopol BD 6882 DU sekaligus. Sedangkan korban lainnya, Sidihanto((45) warga Kedurang yang sedang main ke rumahnya rekannya di Jalan Merapi 15, Rawa Makmur, Kota Bengkulu. Data dihimpun BE, untuk peristiwa yang dialami Jemrani terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (09/11). Sebelumnya korban baru saja selesai mencuci motor Mio, karena azan maghrib tiba, korban masuk ke rumah untuk melaksanakan solat Maghrib. Sewaktu korban masuk ke rumah ada 2 motor yang berada di halaman rumah. 1 unit motor Mio dan 1 unit Suzuki FU. Naasnya, korban lupa mencabut kunci motor Mio, sedangkan Suzuki FU dalam kondisi stang terkunci. \"Saya lupa mencabut kunci motor Mio, sedangkan gerbang rumah sengaja belum saya kunci karena hari masih sore dan masih agak terang,\" ujar Jemrani Menurutnya, setelah solat Magrib dia langsung nonton TV. Saat nonton TV dia mendengar suara pintu gerbang dibuka dan ia mengira kalau anaknya yang pulang, selang 10 menit kemudian, tidak ada yang masuk korban pun curiga lalu keluar dan melihat motor FU yang ia parkirkan disamping tidak ada lagi. Saat melihat ke jalan, ia melihat ada 2 orang. Satu orang berusaha menghidupkan motor FU, sedangkan satu lagi sudah duduk di atas motor Mio. \"Sebelum saya keluar, saya sempat mendengar bunyi-bunyi di samping rumah saya, saya kira tetangga sebelah. Namun saat saya melihat ke jalan, ada yang lagi ngengkol FU lalu hidup dan yang Mio tinggal starter. dan kedua pelaku langsung tancap gas,\" tambah Jemrani. Menyadari mtornya dicuri, Jemrani langsung bertriak maling, kontan saja warga sekitar keluar dan mengejar pelaku, namun usaha mereka sia-sia karena pelaku cepat menghilang. Sekitar 30 menit dari kejadian, korban melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Gading Cempaka. Saat dikonfirmasi, Kapolres Bengkulu AKBP Joko Suprrayitno SST MK melalui Kapolsek Gading Cempaka AKP Mayndra Eka Wardhana SIK membenarkan laporan tersebut dan pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. Sementara itu, Sidihanto (45), warga Kedurang, harus kehilangan satu unit motor Honda Supra Fit X. Aksi ini terjadi Jumat dinihari (9/11) sekitar pukul 01.00 WIB di perkarangan rumah rekan korban Yasren (46) di Jalan Merapi 15 Rawamakmur. Saat kejadian, korban mengunjungi kediaman temannya yang tengah resepsi pernikahan anaknya. Diduga kondisi sepi akan pengunjung. pelaku menjalankan aksinya dengan cara merusak kunci stang motor korban dengan kunci T. Korbanpun mengetahui motornya hilang saat hendak pulang. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polres Bengkulu. Kapolres Bengkulu AKBP H Joko Suprayitno SST MK melalui Kabag Ops AKP Mada Ramadita SIK membenarkan laporan itu.(cw2/333)
Tempo Sehari, 3 Unit Motor Raib
Minggu 11-11-2012,12:42 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,16:26 WIB
6 Tahun Program Takziah Berjalan, Wali Kota Bengkulu Konsisten Hadir Malam Ketiga
Sabtu 28-03-2026,14:59 WIB
Puluhan Karyawan PT AIP di Seluma Dirumahkan, Perusahaan Hentikan Operasi 31 Maret 2026
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,16:28 WIB
Skema Mark Up Terkuak, 9 Tersangka Korupsi Proyek PLTA Musi Rugikan Negara Rp13 Miliar
Sabtu 28-03-2026,14:45 WIB
Kabar Gembira, Petani Mukomuko Bakal Diguyur Bantuan Replanting Rp60 Juta Per Hektare
Terkini
Sabtu 28-03-2026,21:00 WIB
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
Sabtu 28-03-2026,18:13 WIB
Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Seater Murah dan Kuat Tanjakan
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,17:14 WIB
Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi, Platform Digital Wajib Patuh PP Tunas
Sabtu 28-03-2026,16:59 WIB