BENTENG, BE - Puluhan peserta tes CPNS Benteng tidak hadir mengikuti tes yang dilaksanakan kemarin. Diperkirakan, kendalanya, dikarenakan adanya peserta yang mengikuti tes CPNS didaerah lain, jarak tempuh yang cukup jauh dan faktor lainnya. Peserta tes yang tak hadir ini otomatis langsing dinyatakan gugur, tidak akan lulus tes CPNS. \" Untuk pelaksanaan tesnya berjalan lancar, tertib dan tidak ada hambatan apapun. Namun, banyak peserta yang tidak hadir,\" ungkap Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPKD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Hasan Basri, S.Sos pada BE kemarin. Peserta yang tidak hadir itu seperti, di lokasi tes CPNS di SDN 1 Talang Empat sebanyak 8 orang peserta tidak mengikuti ujian, SMAN 1, 6 orang dan lainnya. Hanya saja, untuk data lengkapnya masih dilakukan penghitungan oleh panitia. Bagi peserta yang tidak hadir atau tidak mengikuti ujian kemarin dapat dipastikan atau secara otomatis tidak akan lulus karena nilainya kosong. Peserta yang tidak hadir pada pelaksanaan tes itu, tidak termasuk dari jumlah peserta yang gugur. Namun, pelamar itu lulus dalam verifikasi masuk dalam peserta. Sebab, nomor tesnya dipasang di meja tempat lokasi ujian, namun saat berlangsung tes, bangku dan meja itu kosong. \" Kita sudah berupaya maksimal, namun jika peserta tidak hadir itu merupakan hak mereka,\" pungkasnya. Hasan menjelaskan, selesai tes dilaksanakan, seluruh soal dan lembar jawaban langsung dibawah oleh Koordinator wilayah (Korwil) ke Mapolsek Talang Empat. Selanjutnya dibawa ke Mapolda Bengkulu dan diterbangkan ke Univeristas Indonesia (UI) untuk dilakukan koreksi. Guna mengetahui dan menentukan pelamar yang lulus dalam pengadaan tes CPNS daerah tersebut. Proses pendistribusian lembar jawaban itu, sama ketatnya dengan pada saat dilakukan pendistribusian soal tes beberapa waktu lalu. \"Untuk hasil tes dapat diketahui setelah kita menerima keputusan dari Kemenpan dan RB. Namun, waktunya kita belum dapat memastikan,\" terangnya. Sementara itu, seorang peserta tes CPNS yang berasal dari Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Rian Fahreza mengatakan, soal tes yang berjumlah sebanyak 120 soal dan semuanya pilihan ganda. \'\'Soalnya, susah - susah gampang dan banyak yang menjebak. Sehingga, diperlukan ketelitian untuk mengisi soal dengan cara membulatkan dengan mengunakan pensil 2B di lembar jawaban yang telah disediakan di LJK tersebut. Saya memang keluar lebih dahulu karena seluruh soal sudah berhasil saya jawab dengan baik,\" akunya. Sedangkan peserta yang berasal dari Sumatera Barat, Wahyuni khawatir hasil tes dari pelamar yang baik berganti nama orang lain yang nilainya jauh rendah dari pada nilai peserta yang tinggi. Kemudian, pelaksanaan tes CPNS ini hanya formalitas saja karena peserta yang akan lulus sudah ada atau dikantongi karena mengunakan uang. Lain halnya, jika hasil tes langsung dapat diketahui pada hari itu juga atau setelah pelaksanaan tes. Namun, jika dibawah dan dikoreksi ditempat lain maka tingkat kecurangan lebih besar. \" Saya yakin murni, jika hasil tes diumumkan setelah tes dilaksanakan,\" akunya. (111)
Puluhan Pelamar Tak Ikut Tes CPNS
Senin 04-11-2013,17:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,15:22 WIB
Kebakaran Hebohkan Warga di Kebun Keling Bengkulu, Rumah dan PAUD Ludes Dilalap Api
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB