CURUP, BE - Tepat tanggal 17 Oktober 2013, sejak Bupati Rejang Lebong H Suherman SE MM memberikan waktu satu minggu untuk setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) melakukan pendataan aset di intansi pemerintah. Hingga Sabtu (2/11), atau lebih dari 1 minggu sejak ultimatum orang nomor satu di Rejang Lebong, pendataan aset darah di sejumlah SKPD belum juga ada tanda-tanda tuntas dilakukan. Meski begitu, Bagian Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Rejang Lebong sudah cukup aktif melakukan pendataan aset, bahkan staf di bagian umum terpaksa ngebut lembur siang dan malam untuk menyelesaikan pendataan asset sesuai data yang diserahkan masing-masing SKPD. Kepala Bagian Administrasi Umum, Ismail, S.Pd mengakui, pihaknya diberi target menyelesaikan pendataan tersebut tidak lebih dari sebulan. Waktu ini terhitung sejak 2 pekan lalu saat bupati berang dan memerintahkan seluruh kepada SKPD mulai dari dinas/instansi hingga desa/kelurahan untuk menyerahkan data asset kepada bagian umum. Kala itu SKPD diberi tempo 2 minggu saja. Ismail menjelaskan, mereka telah menerima seluruh berkas data asset dari masing-masing SKPD. Saat ini mereka sedang menjalani tahapan verifikasi data. Satu persatu penanggungjawab pendataan asset dari masing-masing SKPD diundang langsung ke ruang kerja Bagian Umum untuk menjelaskan secara rinci soal asset yang telah didata. “Kami punya target verifikasi harus selesai dalam pekan ini juga. Sehingga kami harus siap lembur hingga malam hari. Masing-masing SKPD diminta untuk menjelaskan secara rinci mengenai laporannya. Di tahap verifikasi ini, masing-masing staf Bagian Umum punya jatah 7 SKPD per orang,” kata Ismail. Selanjutnya, sambung Ismail, setelah merampungkan proses verifikasi, Bagian Umum akan melakukan cek fisik aset sesuai data. Satu persatu SKPD akan didatangi untuk penyesuaian data aset. “Pendataan asset khususnya kendaraan bermotor, tidak masalah walaupun sudah dalam kondisi rusak parah. Terpenting adalah masih ada fisiknya. Jadi jangan bermain-main dengan aset, atau sembarangan buang atau dijual tanpa proses lelang. Setelah selesai pendataan, nanti kami cek fisik,” kata Ismail. (999)
Pendataan Aset Daerah Belum Tuntas
Minggu 03-11-2013,12:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,12:28 WIB
Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Baru Pendidikan dan Pemberdayaan Nasional
Senin 19-10-2026,12:22 WIB
Mulai 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis? Simak Penjelasan Mendikdasmen
Senin 19-10-2026,12:04 WIB
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap dengan Filosofinya
Senin 19-10-2026,10:54 WIB
Ramadhipa Jaga Peluang Papan Atas Moto3 Junior di Misano
Senin 19-10-2026,10:31 WIB
Osteoporosis Tak Bergejala, Patah Tulang Panggul Berisiko Fatal bagi Lansia
Terkini
Senin 19-10-2026,16:03 WIB
Drainase di RT 08 Surabaya Permai 1 Dibenahi, Lingkungan Diharapkan Makin Nyaman
Senin 19-10-2026,15:59 WIB
Drainase Perumahan Bumi Mas Dibangun, Warga Bentiring Kini Lebih Tenang Hadapi Musim Hujan
Senin 19-10-2026,15:55 WIB
Dinas PUPR Kota Bengkulu Tingkatkan dan Rehabilitasi Drainase Gang Merpati 18 Rawa Makmur
Senin 19-10-2026,15:53 WIB
Syamsu Ihwan Nilai Eks Mess Pemda Strategis untuk Kantor Wali Kota dan Pengembangan Kawasan
Senin 19-10-2026,15:51 WIB