KOTA BINTUHAN,BE – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjung Besar dalam pengoperasian nanti akan menggunakan sistem control level. Dimana pada setiap bak penampungan sampah akan dikontrol oleh peralatan berat terdiri dari bulldozer dan excavator sehingga tidak akan menyebabkan over kapasitas. Namun untuk saat ini pembelian peralatan berat yang bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan pagu anggaran yang diplot dalam APBN 2013 akan berkisar sebesar Rp 6 miliar. Dana itu akan dipergunakan untuk membeli alat berat pengontrolan sampah, yakni bulduzer dan excavator. Namun sampai saat ini kedua alat belum datang, padahal pihak Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang ada di Dinas PU Provinsi sudah berjanji akan segera merealisasikanya. \"PPTK pengadaan alat berat itu di PU Provinsi, sudah saya koordinasikan dengan Kementerian dan PU akan ada keterlambatan datang kedua alat berat itu. Kemungkinan baru datang sekitar April 2014, namun semuanya sudah dinyatakan siap akan segera didatangkan,\" kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Tata Kota (BLHKDTK) Dra Reflita Dwiana MSi, kemarin. Dikatakanya, keterlambatan tersebut memang ada beberapa persoalan terutama dalam proses administrasi, sehingga membutuhkan waktu yang panjang. Mulai dari proses lelang dan juga pemebelian dan distribusian hingga ke Kaur. \"Makanya inikan merupakan anggaran Provinsi, jadi kita hanya berkoordinasi saja. Namun demikian tidak menjadi persoalan karena akan ada alat berat walupun terlambat,\" jelasnya. Sementara itu, untuk pembangunan kolam penampungan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah dilahan seluas 3 hektar di Desa Tanjung Besar Kecamatan Kaur Selatan, sendiri sudah selesai sejak akhir tahun 2012 lalu. Anggaran pembangunan TPA Tanjung Besar tersebut didanai oleh APBN tahun 2012 sebesar Rp 5,5, miliar. \"Sampah yang ada di bak penampungan nanti akan diratakan menggunakan peralatan yang ada disana, guna menghindari terjadi over kapasitas,\" katanya. Dalam perencanaan pembangunan dan seluruh perlengkapan TPA ini baru akan lengkap tahun 2014. Dengan total pagu anggaran sebesar Rp 18 miliar. Tahun 2012 dikucurkan sebesar Rp 5,5 miliar untuk pembangunan, tahun 2013 sebesar Rp 6 miliar untuk membeli peralatan, sisanya nanti baru tahun 2014,\" jelasnya.(823)
Alat Berat TPA Terlambat Datang
Rabu 30-10-2013,22:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,10:16 WIB
Waves of Weave Hadir di Museum Nasional, Pamerkan Wastra dari 10 Negara Asia Tenggara
Rabu 28-10-2026,10:12 WIB
Bukan Sekadar Pesta Kostum, Ini Asal Usul dan Sejarah Halloween
Rabu 28-10-2026,10:03 WIB
Jangan Sembarangan Pakai Oksigen Nasal saat Kabut Asap, Ini Penjelasan Guru Besar FKUI
Rabu 28-10-2026,10:07 WIB
Profesor Kardiologi UCL Ungkap Fakta Mengejutkan, Hanya 2 Persen Belanja Kesehatan untuk Pencegahan
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Terkini
Rabu 28-10-2026,17:10 WIB
Empat Desa di Mukomuko Minim Pesaing, Calon Kades Bisa Lawan Kotak Kosong
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Rabu 28-10-2026,17:01 WIB
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Kejati Bengkulu Kampanyekan Perlawanan terhadap Korupsi
Rabu 28-10-2026,16:59 WIB
Menangis di Hadapan Hakim, Eks Bupati Fikri Minta Keringanan Hukuman dalam Kasus Ijon Proyek ?
Rabu 28-10-2026,16:57 WIB