BENGKULU, BE - Ratusan pengunjung sidang di PN (Pengadilan Negeri) Bengkulu, kemarin mengamuk di ruang persidangan. Amarah ratusan mantan pedagang pasar subuh Pasar Minggu tersebut pecah, saat majelis hakim yang diketuai Itong Isnaeni SH MH dengan Anggota Muarif SH dan Heni Anggraini SH MH menunda persidangan terhadap tiga terdakwa pedagang pasar subuh. Yaitu Hanafi (43), Edi Hendra (43) dan Hasan Basri (52). Penundaan sidang dilakukan mejelis hakim karena saksi yang didatangkan oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum) berhalangan hadir. \"Karena saksi belum hadir, maka sidang kita tunda. Kita minta jaksa dapat menghadirkan saksinya,\" ungkap ketua majelis sembari menutup persidangan. Pernyataan penundaan sidang tersebut langsung disambut teriakan keras oleh pengunjung sidang, yang sejak awal telah memenuhi ruangan persidangan cakra PN Bengkulu. Para pedagang emosi, seraya memaki jaksa. Sesaat kemudian keributan pun pecah. Ratusan pedagang itu menyerbu jaksa, yang tak mampu menghadirkan saksi. Bahkan seorang jaksa nyaris terlibat adu jotos dengan pengunjung sidang. Beruntung aparat keamanan bertindak cepat, sehingga keributan itu tidak berlangsung lama. \"Hukum sungguh tidak adil, koruptor tidak ditahan. Padagang kecil langsung dijebloskan ke penjara,\" teriak pengunjung sidang. Kehebohan terus terjadi dan semakin memanas. Seorang pedagang yang tak dapat menahan emosinya terus berteriak sekencangnya. Hingga membuat pedagang tersebut kesurupan. Pedagang yang lain pun semakin emosi. Seraya menyadarkan temannya, sebagian mereka ada yang terus memaki jaksa dan hakim. Beruntung aparat keamanan bertindak cepat, sehingga keributan itu tidak berlangsung lama. Pengunjung sidang umumnya dari keluarga dan rekan seprofesi ketiga terdakwa mengamuk karena merasa diperlakukan tidak adil. Terlebih hingga saat ini permohonan ketiga terdakwa mengajukan tahanan luar belum juga dikabulkan oleh majelis hakim. Dengan alasan masih dirapatkan. Pengunjung membandingkan nasib ketiga terdakwa rekannya dengan terdakwa perkara korupsi seperti Ihsan Ramli yang ketika mengajukan tahanan kota langsung dikabulkan oleh majelis hakim. (320)
Hakim Tunda Sidang, Pengunjung Ngamuk
Selasa 29-10-2013,11:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-03-2026,12:25 WIB
Pemprov Bengkulu Perkuat Program Orang Tua Asuh untuk Anak Yatim
Selasa 17-03-2026,12:12 WIB
Potensi Puting Beliung Meningkat, Ini Imbauan BPBD Lebong
Selasa 17-03-2026,12:09 WIB
Libur Sekolah, MBG Dialihkan ke Ibu Hamil dan Balita
Selasa 17-03-2026,12:17 WIB
DKP Kota Bengkulu Sediakan Lele Murah dan Bibit untuk Warga
Selasa 17-03-2026,16:54 WIB
Layanan SIM dan SKCK di Polresta Bengkulu Tutup Sementara Saat Nyepi dan Lebaran, Ini Jadwalnya
Terkini
Selasa 17-03-2026,16:54 WIB
Layanan SIM dan SKCK di Polresta Bengkulu Tutup Sementara Saat Nyepi dan Lebaran, Ini Jadwalnya
Selasa 17-03-2026,16:05 WIB
Libur Lebaran, Call Center 110 Tetap Siaga 24 Jam di Bengkulu
Selasa 17-03-2026,16:02 WIB
Libur Lebaran di Pantai Panjang, Polisi Minta Wisatawan Tak Nekat Berenang
Selasa 17-03-2026,15:52 WIB
Polresta Bengkulu Sediakan Titip Kendaraan Gratis Saat Mudik
Selasa 17-03-2026,15:32 WIB