Informasi yang dihimpun Radar, sekitar pukul 05.00 Usup (55) warga Dusun Gunung Bangka II berniat memberi pakan buat ternak. Kebetulan saat itu Usup ketemu Enok (40) istri Totong yang sama-sama akan memberi pakan buat kambing. Jarak kandang kambing dari rumahnya sekitar 60 meteran.
Tiba di kandang milik Totong, Usup dan Enok kaget. Mereka melihat di dalam kandang ada macan tutul berukuran besar. Satu ekor kambing tergeletak di hadapan macan. “Karena takut kabur, saya tutup kandangnya supaya (macannya) tidak lolos,” papar Usup kepada Radar (Grup JPNN).
Kemudian, dia berteriak bahwa ada macan di kandang kambing. Warga berdatangan dan mengepung macan tutul yang berada di dalam kandang tersebut. Macan sempat loncat dari kandang lalu naik ke pohon tisuk.
Karena mengancam jiwa manusia, warga sama-sama melumpuhkan macan dengan cara dipukul. “Kami bersama-sama puluhan masyarakat berhasil melumpuhkan macan hingga jatuh dari pohon,” jelas dia.
Totong (50) mengaku dua kambing dan satu ekor anjing miliknya mati digigit macan. “Warga Gunung Bangka II khususnya sudah resah dengan adanya teror macan,” papar dia kepada Radar, kemarin.
Kambing yang mati bukan hanya milik Totong. Kambing milik warga lain pun banyak yang diterkam macan. Seperti satu ekor kambing milik Oman (60). Satu ekor kambing milik Nana (50). Tiga ekor kambing milik Rahmat (70).
“Sehari Senin ini ada tiga ekor kambing yang mati diterkam,” jelas Totong. Kambing-kambing yang diterkam, kata dia, ada yang dimakan sampai habis, ada juga yang masih tersisa. Rata-rata leher kambing yang mati terluka.
Warga menduga macan yang memangsa kambing-kambing itu sama; macan tutul yang dibunuh kemarin. Warga menduga macan itu turun gunung karena mencium darah pasca-penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha.
Kata dia, baru kali ini macan turun dari Gunung Bongkok sampai kepemukiman penduduk. Dia tidak tahu penyebab macan tutul turun gunung, apa karena di hutan tidak ada makanan atau karena faktor lain.
Sejak kejadian banyak kambing yang mati, kata dia, di kampung tetangga --Kampung Negla-- juga ada empat ekor kambing yang mati diterkam macan. “Dengar-dengar sudah banyak yang diterkam macan tutul itu,” ujarnya. (isr)
Masuk Kandang Kambing, Macan Tutul Mati Dihajar Warga
Selasa 06-11-2012,10:38 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-07-2026,14:27 WIB
10 Balon Ketua PWI Provinsi Bengkulu Ambil Formulir, Tak Semua Diprediksi Lolos
Selasa 07-07-2026,15:27 WIB
Alex Periansyah Pimpin Apel Gabungan ASN di Gading Cempaka, Tekankan Disiplin, Inovasi, dan Peningkatan PAD
Selasa 07-07-2026,15:14 WIB
Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Pemprov Bengkulu Beri Penghargaan kepada Pendonor Sukarela 50 Kali
Selasa 07-07-2026,15:36 WIB
3.500 Warga Bengkulu Terima Bantuan BAZNAS, Bukti Sinergi Pemkot dalam Pengentasan Kemiskinan
Selasa 07-07-2026,15:17 WIB
Dari Gotong Royong Lahir Harapan Baru, Jembatan Beton Gindo Suli Resmi Rampung
Terkini
Selasa 07-07-2026,18:36 WIB
Pengemas Ulang Minyakita Ilegal Segera Disidang, Lima Truk Barang Bukti Diserahkan
Selasa 07-07-2026,18:27 WIB
PDAM Tirta Hidayah Pastikan Kebocoran Pipa di Jalan Merapi Bengkulu Sudah Diperbaiki
Selasa 07-07-2026,17:04 WIB
100 Paket Sabu Disita, Perempuan 50 Tahun Ditangkap Polda Bengkulu di Kepahiang
Selasa 07-07-2026,15:36 WIB
3.500 Warga Bengkulu Terima Bantuan BAZNAS, Bukti Sinergi Pemkot dalam Pengentasan Kemiskinan
Selasa 07-07-2026,15:34 WIB