PINO RAYA, BE - Kelima pelajar yang saat ini diamankan di Mapolsek Pino Raya mengakui jika mereka mencuri ayam milik Arno (31) warga Desa Tungkal Kecamatan Pino Raya. Hanya saja hal itu dilakukan lantaran merasa kelaparan pada malam ini sehingga nekad mencuri ayam yang rencananya akan dipanggang bukan unutk dijual. Kapolres BS, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kapolsek Pino Raya Iptu fakhrul Ikhwan SH didampingi Kanit Reskrim Ipda R Ginting membenarkan jika para pelajar itu mengaku mencuri ayam karena lapar.\" Aksi yang mereka lakukan itu rencananya ayam itu akan dinikmati sendiri karena lapar,\" katanya. Pasalnya sambung dia, sebagaimana pengakuan kelima pelajar yakni Pi (17),Uj (15) dan Ba (16) ketiganya warga Dusun Cuguk Kebun Desa Serang Bulan. Lalu Ef (15) dan Ni (16) warga Desa Tungkal kecamatan Pino Raya. Kelima anak ini semuanya pelajar di SMA yang sama di BS. Menurut kelimanya pada Sabtu malam Minggu itu mereka berlima dengan menggunakan 2 unit sepeda motor, pergi ke pesta di Desa Maras Kabupaten Seluma. Lalu setelah puas nonton pergi ke Desa Talang Padang Kecamatan Pino Raya lantaran di Desa ini ada Pesta pernikahan. Hanya saja saat sedang asyik nonton mereka berlima merasa lapar lalu menuju Desa Tungkal hendak membeli mei di salah satu warung mei di desa tersebut. Akan tetapi setibanya di desa itu, mereka berlima mendapati warung tertutup rapat.Kemudian berniat pulang. Hanya saja ditengah perjalanan, mereka melihat ada kandang ayam di dekat rumah korban dan didalamnya ada ayam jago. Saat itulah timbul niat untuk memilikinya dengan rencana untuk disembelih lalu dibakar untuk dimakan. lalu mengambilnya dan membawanya pergi.Akan tetapi belum sempat menikmati daging ayam itu, kelima pelajar ini sudah ditangkap. Atas pengakuan kelima pelajar ini pihaknya masih memberikan toleransi kepada mereka untuk dilakukan upaya perdamaian dengan pemilik ayam. Sebab disamping mereka masih muda dan belum pernah terlibat perkara kriminal lainnya, serta masih pelajar aktif. Maka pihaknya mengupayakan damai dengan pihak korban. \"Saat ini mereka masih kami amankan, tapi kami terus upayakan agar berdamai dengan pihak korban, agar mereka dapat tetap melanjutkan sekolah namun jika korban tidak mau damai, maka proses hukum akan tetap kami lanjutkan,\" terangnya. (369)
Maling Ayam Karena Lapar
Selasa 22-10-2013,19:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,13:22 WIB
Dishub Bengkulu Tegaskan Tarif Parkir Festival Tabut 2026 Sesuai Perda, Jukir Nakal Terancam Sanksi
Jumat 12-06-2026,11:57 WIB
Gedung Dispora Bengkulu Selatan Rusak Parah, ASN Khawatir Keselamatan Kerja
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Terkini
Jumat 12-06-2026,22:34 WIB
Terkait Kasus Dugaan Investasi Bodong, PT Pelabuhan Tanjung Priok Berikan Klarifikasi
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB