KOTA BINTUHAN, BE-Anggota DPRD Kaur, Drs Arjun Tauhari menilai proyek tebas bayang jalan provinsi di Kabupaten Kaur dinilai Mubazir. Ia meminta Dinas PU Provinsi menegur kontraktor agar pekerjaan tidak dilakukan asal jadi, sehingga proyek itu tidak merugikan uang negara. \"Kita lihat saja proyek di Desa Bakal, Perda Suka, hingga Ke Kecematan Nasal, rumput masih tinggi. Hal ini diduga pengerjaanya asal jadi, hal ini yang harus diketahui oleh Dinas PU Provinsi,\" kata Arjun Tauhari. Menurut Arjun, sebenarnya proyek tebas bayang tersebut dilokasi jalan negara setidaknya selesai mengerjakan harus dikontrol. Namun nampaknya selam ini tidak demikian, selesai mengerjakan mereka (pekerja) langsung pindah, sehingga hasilnya masih seperti semula. Jika hasilnya masih semak blukar lebih baik tidak usah dianggarkan, serahkan saja dengan masyarakat mereka gotong royong. \"Kita lihat saja di lokasi ini belum selesai, sudah mengerjakan lokasi lain. Setelah itu tidak ada lagi pengerjaan, berarti selama ini Dinas PU Provinsi tidak melakukan pengawasan dengan baik,\" jelasnya. Sementara itu, Sekretrais Dinas PU Kaur, Lawi Amrul Ssos mengatakan, proyek tebas bayang jalan provinsi itu haknya Dinas PU provinsi. Sehingga PU kabupten tidak tahu soal kinerja mereka selama ini. \"Terkadang PU Kabupaten yng dislahkan oleh masyarakat, kenapa jalan kok masih bersemak. Padahal pemeiliharaan jalan negara tersebut diurusi oleh PU Provinsi,\" jelasnya. Kemudian itu, lanjutnya, agar lebih jelas, tebas bayang yang dilakukan PU Kabupaten dan PU provinsi itu sangat berbeda. Kalau PU Kabupaten hanya khusus jalan kabupaten sedangkan PU Provinsi antara jalan kabupaten dengan jalan provinsi atau jalan negara. Katanya, memang PU Provinsi mempunyai anggaran dalam tebas bayang lebih besar dibanding PU kabupaten. Kemudian rata-rata tebas bayang di Kabupaten Kaur rata-rata banyak jalan provinsi. \"Hal tersebut memang sudah menjadi tugas dari provinsi melakukan pemeliharaan tebas bayang di jalan provinsi. Sedangkan untuk jalan kabupaten proyek dilaksanakan sekaligus menebas rerumputan yang ada di tepi-tepi jalan, namun soal kinerja hal ini wewenang masing-masing,\" jelasnya. (823)
Proyek Tebas Bayang Mubazir?
Minggu 20-10-2013,16:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,16:26 WIB
6 Tahun Program Takziah Berjalan, Wali Kota Bengkulu Konsisten Hadir Malam Ketiga
Sabtu 28-03-2026,14:59 WIB
Puluhan Karyawan PT AIP di Seluma Dirumahkan, Perusahaan Hentikan Operasi 31 Maret 2026
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,16:28 WIB
Skema Mark Up Terkuak, 9 Tersangka Korupsi Proyek PLTA Musi Rugikan Negara Rp13 Miliar
Sabtu 28-03-2026,16:00 WIB
Tak Lagi Imbauan, Pemprov Bengkulu Wajibkan Kendaraan Pelat Luar Balik Nama
Terkini
Sabtu 28-03-2026,18:13 WIB
Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Seater Murah dan Kuat Tanjakan
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,17:14 WIB
Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi, Platform Digital Wajib Patuh PP Tunas
Sabtu 28-03-2026,16:59 WIB
321 Sekolah di Kota Bengkulu Gunakan Smart TV, Dorong Pembelajaran Digital
Sabtu 28-03-2026,16:30 WIB