MUKOMUKO, BE – Rencana Pemda Mukomuko mengevaluasi dan memindah tugaskan sejumlah TKS ataupun PTT yang ada di Kantor Sekretariat Dewan, mendapat dukungan dari Sekretaris Dewan (Sekwan). “ Silakan saja dipindahkan, dari 97 orang TKS yang ada,” kata Sekwan, Drs H Bustari M MHum dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin. TKS dan PTT yang bertugas di Setwan ini, sudah ada honornya yang disesuaikan dengan PTT yang telah direkrut oleh Pemda Mukomuko beberapa bulan lalu. “ Untuk honornya dibawa Rp 700 ribu/ bulan, atau sama dengan honor PTT yang telah direkrut Pemda melaui Dispendikbud beberapa bulan lalu,” bebernya. Pemindahan yang direncakan pemda itu sudah berdasarkan analisis jabatan (Anjab) adalah SKPD terkait. SKPD hanya sebatas mengusulkan jika ada kekurangan tenaga. “ Jika memang berlebih sah - sah saja dipindah tugaskan ke SKPD yang dinilai masih membutuhkan tenaga,\" pungkasnya. (900)
Sekwan Setuju TKS Dipindahkan
Jumat 18-10-2013,20:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Jumat 12-06-2026,10:58 WIB
Beli Motor Honda Kini Lebih Mudah Lewat Aplikasi Motorku X
Jumat 12-06-2026,11:57 WIB
Gedung Dispora Bengkulu Selatan Rusak Parah, ASN Khawatir Keselamatan Kerja
Terkini
Jumat 12-06-2026,22:34 WIB
Terkait Kasus Dugaan Investasi Bodong, PT Pelabuhan Tanjung Priok Berikan Klarifikasi
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB