BENGKULU, BE – Dewan Asyura Tabot Bengkulen akan menyiapkan 40 tenda untuk disewakan kepada para pedagang pada Festival Tabot tahun ini. Tarif yang ditetapkan untuk lapak-lapak ini bervariasi. Tarif ada yang ditetapkan dengan harga mulai dari Rp 3,5 juta, 4,5 juta hingga Rp 5,5 juta. "Kita akan menampung semua pedagang, baik yang berasal dari dalam daerah maupun luar daerah. Tarif lapak yang kita tetapkan nanti tergantung ukuran. Pada tahun sebelumnya, biaya Rp 2,5 juta untuk ukuran 3 x 4 meter dan Rp 5 juta untuk ukuran 6 x 4 meter. Tapi untuk tahun ini belum kita tetapkan. Yang pasti untuk ukuran kecil Rp 3,5 juta, sedang Rp 4,5 juta dan besar Rp 5,5 juta," terang Ketua Dewan Asyura Tabot Bengkulen selaku perwakilan penyelenggara Festival Tabot 2013, Drs Ali Arifin, kemarin. Dia menjelaskan, pembayaran sewa tenda yang dilengkapi penerangan listrik tersebut dilakukan melalui transfer via rekening Bank Mandiri. Bagi para pedagang yang berminat untuk menyewa lapak di kawasan Festival Tabot, ia telah menunjuk koordinator lapangan atau dapat langsung berkoordinasi dengan pihak Dewan Asyura Tabot Bengkulen. "Pendaftaran sudah bisa dilakukan saat ini. Bagi yang ingin mendapatkan lapak, bisa mulai mendaftar dengan kami dan nanti ada juga tempat pendaftaran yang kami siapkan dengan menunjuk koordinator lapangan yang kami tunjuk," sampainya. Selain biaya sewa lapak, pedagang juga akan dikenakan biaya keamanan dan kebersihan yang akan dipungut per hari, juga dengan jumlah bervariasi. Pasalnya, tenda dan kwh listrik biasanya menghabiskan biaya sekitar Rp 40 juta. "Sementara target PAD yang ditetapkan untuk kami capai adalah Rp 165 juta. Pembayarannya akan kami lakukan 2 hari sebelum penyelenggaraan dimulai," imbuhnya. Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bengkulu menekankan, Pemda Kota Bengkulu memang telah meningkatkan target PAD dari tahun sebelumnya yang berjumlah Rp 150 juta menjadi Rp 165 juta. Keduanya diambil dari pihak ketiga yang ditunjuk untuk menyelenggarakan, yakni Dewan Asyura Tabot Bengkulen dan CV Arka Putra Jaya. Sementara untuk PAD parkir, sambung Kemas, sepenuhnya dikelola oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bengkulu. Sementara Disparbud sendiri mengurusi aneka perlombaan yang diselenggarakan seperti tahun-tahun sebelumnya. “Jadi pengurusan semuanya berada di tangan kepanitiaan. Penyelenggaraan tabot sendiri akan berlangsung selama 15 hari," ujar Kemas. (009)
Tarif Lapak Tabot Capai Rp 5,5 Juta
Senin 14-10-2013,11:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 25-09-2026,09:55 WIB
John Herdman Bikin Kejutan! Laurin Ulrich Masuk Skuad Timnas, Pelatih Singapura Kaget
Jumat 25-09-2026,09:47 WIB
Target Pendidikan Gratis Prabowo Butuh Rp302 Triliun, Anggaran DPR Baru Rp5 Triliun
Jumat 25-09-2026,10:08 WIB
5 Parfum Pria dengan Aroma Memikat, Nomor 3 Bikin Susah Move On!
Jumat 25-09-2026,10:19 WIB
Sering Dianggap Bawa Sial, Begini Sebenarnya Hukum Menabrak Kucing dalam Islam
Jumat 25-09-2026,10:12 WIB
Apakah Bepergian Saat Hari Jumat Membatalkan Kewajiban Salat Jumat? Ini Penjelasan Lengkapnya
Terkini
Jumat 25-09-2026,17:22 WIB
APBD Perubahan Bengkulu 2026 Disepakati, Belanja PPPK Mulai Diakomodasi
Jumat 25-09-2026,17:19 WIB
Pemprov Bengkulu Tindak Lanjuti Aspirasi Hari Tani, Konflik Agraria Jadi Perhatian
Jumat 25-09-2026,17:17 WIB
Paripurna DPRD Kota Bengkulu, Pemkot Paparkan Pengelolaan Mess Pemda hingga Strategi Pendapatan Daerah
Jumat 25-09-2026,17:12 WIB
Bengkulu Jadi Lokasi Peluncuran Wajib Halal Oktober, UMKM Didorong Segera Sertifikasi
Jumat 25-09-2026,17:07 WIB