BINTUHAN, BE - Tiga kapal pengangkut pasir besi salah satunya tongkang yang saat ini tengah di perairan Dermaga Linau tidak bisa bergerak. Aktivitas pengapal pasir besi tersebut dicekal Polda Bengkulu lantaran belum ada izin resmi. \"Kita sudah mengecek di lapangan satu pun izin tentang pengapalan untuk pengangkutan pasir besi milik PT Selomoro Bayu Arto (SBA) dan Bengkulu Mega Steel (BMS) belum ada. Untuk sementara kita minta surat dan dokumen tentang pengapalan harus ada,\" kata Wadir Kriminal Khusus (Wadikrimsus) Polda Bengkulu AKBP Andi Heru Santo SIK SH didampingi Kapolres Kaur AKBP Andi Kirnanda SH MH, kemarin. Dikatakanya, pengapalan boleh dilakukan jika perusahaan pengapalan sudah mengantongi izin sebanyak 18 dokumen. Di anataranya izin bersandar kapal ke pelabuhan, izin berlayar, izin pengapalan dari Dirjen Perdagangan Kemendag dan izin lainnya. Saat ini kapal tetap bersandar dan tidak boleh melakukan aktivitas. \"Kita masih melakukan pemantauan, jangan sampai mereka melakukan pengapalan. Jika masih melakukan pengapalan maka kita akan tindak tegas karena menyalahi aturan,\" jelasnya. Di sisi lain, Kadisperindakop Kaur Drs M Thabri melalui Kabid Perdagangan Dedi Kuswanto SSos mengatakan, hingga saat ini dua perusahaan pasir besi BMS dan SBA belum melaporkan jika akan melakukan pengapalan. Pengapalan boleh dilakukan jika ada surat atau dokumen izin pengapalan dari Kementrian Perdagangan, sedangkan sekarang belum bisa dilakukan pengapalan. \"Kita sudah koordinasi dengan kedua perusahaan tersebut, alasannya surat izin masih diurus. Sehingga saat ini kita langsung melakukan koordinasi ke Mapolres dan Polda Bengkulu,\" jelasnya. Senada juga dikatakan Kadishutbang ESDM Kaur Ir Ahyan Endu melalui Kabid Pertambangan Repuan SSos. Sampai sekarang soal kegiatan pasir besi belum ada laporan. Padahal pihaknya sudah melakukan koordinasi agar setiap kegiatan adanya laporan. \"Kita bisa menghentikan jika tidak adanya laporan soal pengapalan. Makanya saat ini kita tetap meminta kedua PT tersebut untuk melengkapi dokumen,\" jelasnya. Sementara itu, satu unit kapol tongkang yang bermuatan 20 ton lebih pasir besi sudah siap mengangkut ribuan ton pasir besi yang berada di lokasi Dermaga Linau. Namun kini tertahan lantaran perizinan.(823)
3 Kapal Pasir Besi Dicekal
Rabu 09-10-2013,22:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,11:30 WIB
Chocolatos Go International! Gandeng BK8 Gresini Racing, Brand Indonesia Ramaikan MotoGP 2026-2027
Selasa 06-10-2026,11:15 WIB
Jadwal Puasa Sunnah Oktober 2026 Lengkap, Cek Tanggal dan Bacaan Niatnya
Selasa 06-10-2026,16:36 WIB
Kendaraan Mogok Usai Isi BBM, Disperindag Mukomuko Sidak SPBU
Selasa 06-10-2026,11:58 WIB
Pasca Gempa NTT, AHM Perkuat Layanan Kesehatan untuk Mobilitas Produktif Masyarakat
Selasa 06-10-2026,11:08 WIB
Vape Disebut Picu Diabetes dan Gangguan Paru, 3 Asosiasi Desak BRIN Buka Data Penelitian
Terkini
Selasa 06-10-2026,16:53 WIB
Pemprov Bengkulu Dorong Percepatan Penyelesaian Persoalan Agraria Lewat Koordinasi Lintas Sektor
Selasa 06-10-2026,16:36 WIB
Kendaraan Mogok Usai Isi BBM, Disperindag Mukomuko Sidak SPBU
Selasa 06-10-2026,16:32 WIB
Empat Saksi Diperiksa di Sidang Dugaan Korupsi SKU PLTA Musi, JPU Lanjut ke Pengadaan AVR
Selasa 06-10-2026,16:20 WIB
Keterangan Tejo dan Tomi Berbeda di Sidang Perkara Bank Bengkulu, Penasihat Hukum Minta Konfrontasi
Selasa 06-10-2026,16:14 WIB