BINTUHAN,BE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) Kaur memastikan tidak akan terjadi kekurangan anggaran untuk membayar tunjangan guru bersertifikasi maupun non sertifikasi tahun 2013-2014. Tahun ini sudah dianggarkan Rp 25 miliar untuk 619 guru penerima sertifikasi, sedangkan tahun 2014 juga akan dianggarkan sekitar Rp 26 miliar lebih mengingat akan akan adanya penambahan guru sertifikasi. \"Dana untuk tahun 2014 akan diusulkan ke pusat sesuai dengan jumlah guru sertifikasi tahun depan. Semuanya pasti akan dibayarkan jika ada SK Dirjen. Jika belum mendapatkan SK Dirjen jangan harap bisa menerima tunjangan tersebut,\" ujar Kadispenbud Kaur M Daud Abdullah Spd melalui Kabid Dikdas Yuhardi SIp didampingi Kasubag Kepegawaian Medi Mursalin Spd, kemarin. Jumlah guru bersertifikasi yang akan dibayar tahun ini sebanyak 619 orang. Sementara dana yang telah disetujui sebesar Rp 25 miliar dan ditambah sisa uang tahun 2012 yang belum dibayarkan sebesar Rp 1,9 miliar yang sempat mengendap di rekening kas daerah (Kasda). \"Kewajiban yang akan dibayarkan tahun ini selain pembayaran per triwulan terhadap 619 guru bersertifikasi, guru non sertifikasi, juga pembayaran tunggakan terhadap guru sertifikasi yang belum dibayarkan untuk 3 bulan pada tahun 2012 lalu,\" jelasnya. Dijelaskannya, untuk pembayaran sisa tahun 2012 lalu, pihaknya masih menunggu SK Care Over dari Kemendikbud RI. Karena syarat untuk pembayaran kekurangan harus ada petunjuk. Kemungkinan SK tersebut akan turun pada bulan November mendatang. \"Jika SK sudah ada maka kekurangan tahun 2012 bisa dibayarkan tahun ini, namun jika belum ada SK maka pembayaran akan dilaksanakan tahun depan,\" jelasnya. Sementara itu, pihaknya menjamin tahun ini dan tahun depan tidak ada keterlambatan untuk pembayaran tunjangan guru. Pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar tunjangan guru dibayarkan tepat waktu. \"Kita mengharapkan juga agar berkas guru jangan sampai tercecer, karena berkas ini sangat penting guna pelengkap syarat pencairan,\" jelasnya.(823)
Tunjangan Guru Diplot Rp 51 M
Rabu 09-10-2013,21:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 23-06-2026,21:38 WIB
LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRD Kabupaten Kaur Terbitkan 10 Rekomendasi Strategis
Selasa 23-06-2026,17:28 WIB
Terungkap di Sidang! Saksi Bongkar Dugaan Modus Latifa, dari Double Input hingga Blur Laporan Keuangan
Selasa 23-06-2026,14:57 WIB
Tim DOK-TIF Universitas Bengkulu Wakili Regional di Astra Honda SDGs Future Leaders 2026
Selasa 23-06-2026,15:56 WIB
Lurah Anggut Dalam Dinonaktifkan, Wali Kota Bengkulu Tegas Tindak Pelanggaran Data Bansos
Selasa 23-06-2026,13:56 WIB
Wali Kota Bengkulu Minta Maaf kepada Tukiyem, Lurah Anggut Bawah Terbukti Langgar Disiplin ASN
Terkini
Rabu 24-06-2026,13:28 WIB
Polisi Gerebek Kontrakan di Bengkulu Selatan, Amankan Terduga Pengedar Sabu
Rabu 24-06-2026,13:20 WIB
Selesaikan Sengketa Lahan Perkebunan, Petani Mukomuko Tuntut Kepastian Hukum
Rabu 24-06-2026,13:15 WIB
Kuasa Hukum Latifa Soroti Lemahnya Sistem Keuangan CV Mandiri Sejahtera di Sidang Dugaan Penggelapan
Rabu 24-06-2026,13:11 WIB
Jaga Marwah Institusi, Bupati Mukomuko Sahkan SK Pemberhentian Sementara Oknum ASN
Rabu 24-06-2026,13:10 WIB