Beruntung aksi kawasan perampokan yang didalangi tujuh orang yang diketahui berinisial AR (30), AJ (20), AS (22), RE (14), DJ (24), NV (19) dan MT tersebut dilumpuhkan petugas Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. “Satu orang diketahui berinisial MT masih buron. Dia (perempuan.red) yang menjadi umpan tindakan kejahatan mereka,” kata Kanit Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Hengky Hariadi saat jumpa pers di areal Mapolsek Metro Jakarta Barat, Jumat (2/11).
Dalam melakukan aksinya, ketujuh kawanan yang sudah beberapa kali melakukan tindakan kejahatan itu tidak segan-segan menganiaya korban dan menakut-nakuti korban dengan senjata air soft gun. “Selain melengkapi diri dengan beragam bantu kunci leter T, salah satu pelaku melengkapi diri dengan senjata air soft gun,” katanya.
Bahkan modus yang digunakan komplotan ini terbilang cukup unik, mereka menggunakan umpan seorang perempuan yang saat ini masih dalam pengejaran petugas kepolisian. Perempuan tersebut dijadikan alibi oleh komplotannya untuk menguras barang berharga dan kendaraan yang digunakanya pada saat bertemu dengan korban. ” Pelaku menghubungi korban dan ingin berkenalan, selanjutnya mereka berdua janjian bertemu. Setelah bertemu, kawanan lainnya datang, mereka menuduh korban berbuat mesum kepada perempuan tersebut,” katanya.
Salah satu korban yang menjadi target tindak kejahatan meraka adalah Rizki Ripai, (22) warga Jalan Waru Indah RT 05 RW 01 Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Cileduk. Kota Tanggerang. Motor Yamaha Mio berwarna merah yang di parkir areal jalan Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat dirampok kawanan tersebut. “Setelah berkenalan, pelaku langsung mengajak korban ke suatu tempat di mana komplotan mereka sudah menunggu, selanjutnya mereka langsung melakukan eksekusi,” tukasnya.
Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita beberapa barang bukti hasil kejahatan komplotan yang telah dilakukan mereka diantaranya mobil Toyota Avanza berwarna merah bernopol B 1881 IDA, mobil APV bernopol B 8760 NB dan lima kendaraan roda dua. “Sejauh ini baru lima kendaraan yang kami aman kan. Kami masih telusuri hasil kejahatan lainnya, karena salah satu komplotan yang diketahui berinisial NV adalah penadah, dan aksi mereka sudah cukup lama,” paparnya. (ash)
Modus Perampokan, Gunakan Perempuan jadi Umpan
Sabtu 03-11-2012,06:14 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-07-2026,23:08 WIB
Hadir Dengan Banyak Warna, Honda Beat Kini Lebih Irit, Gesit dan Makin Lincah
Kamis 23-07-2026,17:05 WIB
Polda Bengkulu Musnahkan Barang Bukti 25 Paket Sabu Hasil Pengungkapan Kasus Narkotika
Kamis 23-07-2026,22:27 WIB
Astra Motor Bengkulu Buka Lowongan Technical Service Supervisor, Kesempatan Emas bagi Fresh Graduate
Kamis 23-07-2026,14:32 WIB
Ketersediaan Solar Nelayan Dipastikan Aman, Dinas Kelautan Kota Bengkulu: Penyaluran di SPBUN Tetap Normal
Kamis 23-07-2026,16:55 WIB
Tiga Terdakwa Kasus OTT KPK Dugaan Suap Proyek Ijon di Rejang Lebong Dituntut 2 Tahun Penjara
Terkini
Jumat 24-07-2026,13:46 WIB
Wali Kota Bengkulu Resmi Buka Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir 2026
Jumat 24-07-2026,13:44 WIB
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Anita Rosjonsyah Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan
Jumat 24-07-2026,13:09 WIB
PT RAA Terancam Dieksekusi, Pengadilan Beri Waktu 8 Hari Bayar Hak Mantan Karyawan
Jumat 24-07-2026,09:00 WIB
Wakili Bengkulu di Nasional, Juara TSC 2026 Astra Motor Siap Tunjukkan Kompetensi Terbaik
Kamis 23-07-2026,23:08 WIB