KOTA BINTUHAN, BE - Dinsosnakertrans Kaur menyatakan sebanyak 20 unit rumah transmigrasi di Trans Tanjung Agung Kecamatan Tetap dijual pemiliknya. Untung saja, proses jual-beli rumah transmigrasi itu berhasil digagalkan. \"Kita sudah mengetahui adanya jual beli rumah transmigrasi, pada saat itulah kita langsung membatalkanya. Setelah dibatalkan, para pembeli langsung kabur meninggalkan Kaur,\" kata Drs Edi Suardi B, kemarin. Menurut Edi Suardi, warga transmigrasi asal Bogor yang menetap di tempat itu diduga dipengaruhi oleh pihak lain untuk menjual rumah transmigrasi tersebut. Satu unit rumah itu dijual sekitar Rp 20 –Rp 25 juta. \"Memang ada pembeli asal Lampung sudah mendiami rumah trans tersebut, namun langsung kita usir. Kemudian kita minta pertanggungjawaban warga transmigrasi asal Bogor untuk mengembalikan uangnya,\" jelasnya.(823)
20 Unit Rumah Transmigrasi Dijual
Kamis 03-10-2013,14:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,12:19 WIB
Tuntutan Menggunung di Kasus Tambang Bengkulu, Dari 1 Tahun hingga 10 Tahun Penjara
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,12:25 WIB
Kapolresta Bengkulu Pimpin Sertijab Empat Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Kamis 23-04-2026,12:22 WIB
Pamit Memancing, Asep Prasetyo Ditemukan Meninggal di Sungai Akasia
Kamis 23-04-2026,12:15 WIB
Proyek Jembatan Timbang Mukomuko Mandek, Masalah Hibah Lahan Jadi Penghambat Utama
Terkini
Kamis 23-04-2026,18:33 WIB
Tak Ingin Asal Jadi, Dinas PUPR Bengkulu Selatan Gandeng Jaksa Awasi Proyek Jalan
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:11 WIB
Pemkot Bengkulu Bongkar Pondok di Pantai Panjang, Siapkan Gazebo Gratis untuk Wisatawan
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB