LONDON - Sebanyak 186 orang napi Muslim menuntut pemerintah Inggris karena menyajikan makanan berlabel halal yang telah terkontaminasi daging babi. Para napi yang tersebar di tiga penjara di Inggris itu meminta kompensasi berupa uang karena merasa hak asasi mereka telah dilanggar. \"Kementerian Kehakiman telah menerima sejumlah gugatan perdata atas klaim ditemukannya sejumlah makanan halal yang terkontaminasi pada awal Maret tahun ini,\" ujar Menteri Kehakiman Inggris, Jeremy Wright seperti dikutip dari surat kabar The Telegraph, Minggu (29/9). Ditemukannya makanan terkontaminasi ini bermula dari penyelidikan besar-besaran yang digelar pemerintah Inggris terkait skandal daging kuda yang menghebohkan Eropa pada awal tahun ini. Hasil penyelidikan di sejumlah penjara ditemukan kandungan daging babi di dalam beberapa menu seperti pie, steak, sosis dan roti yang diperuntukan khusus bagi napi Muslim. Makanan terkontaminasi ini ditemukan antara lain di Penjara Sheppey Cluster, Verne dan Penjara Khusus anak-anak Thorn Cross di Cheshire. Tingkat kontaminasi yang ditemukan beragam mulai dari yang hanya 5 persen sampai 100 persen daging babi. Para napi ini menggunakan Pasal 9 Konvensi Negara-negara Eropa tentang Hak Asasi Manusia sebagai dasar bagi gugatan mereka. Pasal tersebut melindungi hak kebebasan berpikir, berkesadaran dan beragama. Namun pemerintah Inggris tampaknya tidak akan membiarkan para napi mendapat kompensasi dengan mudah. Pasalnya, saat ini pemerintah Inggris tengah berusaha menekan pemberian kompensasi bagi narapidana. Dalam empat tahun terakhir pemerintah Inggris telah merogoh £16juta atau sekitar Rp288 miliar untuk membayar kompensasi kepada ratusan napi. Karena itu, dikhawatirkan gugatan para napi Muslim ini akan semakin menyuburkan \"budaya kompensasi\" di penjara-penjara Inggris. \"Setiap klaim akan dipertimbangkan berdasarkan kepantasannya dan dilawan dengan gigih jika dipandang perlu,\" tegas Menteri Wright. Sekedar diketahui, saat ini ada 11.248 napi Muslim mendekam di penjara Inggris dan Wales. Jumlah ini mencakup 13,1 persen dari total jumlah napi di wilayah tersebut. (dil/jpnn)
Muslim Inggris Diberi Makanan Terkontaminasi Babi
Minggu 29-09-2013,22:49 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 19-05-2026,10:40 WIB
Jangan Asal Pakai, Simak Tips Pilih Helm SNI yang Aman dan Nyaman ala Astra Motor Bengkulu
Selasa 19-05-2026,11:05 WIB
Gasak Motor Buruh di Kandang Mas, Tiga Komplotan Curanmor Diringkus di Lokasi Berbeda
Selasa 19-05-2026,10:25 WIB
Empat Cara Jitu Bedakan Suku Cadang Sepeda Motor Honda Asli dan Tiruan
Selasa 19-05-2026,16:55 WIB
Dukcapil Kota Bengkulu Intens Jemput Bola Perekaman KTP, Terbaru Layani ODGJ di RSJKO Soeprapto
Selasa 19-05-2026,10:59 WIB
Astra Motor Bengkulu Beberkan Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah untuk Motor
Terkini
Selasa 19-05-2026,17:26 WIB
Kasus PMK di Kota Bengkulu Melandai, DKPP Pastikan Hewan Kurban Aman Jelang Idul Adha
Selasa 19-05-2026,17:18 WIB
Berstatus Tersangka Penganiayaan dan Segera Disidang, Wakil Rektor III PTS di Bengkulu Belum Dinonaktifkan
Selasa 19-05-2026,16:55 WIB
Dukcapil Kota Bengkulu Intens Jemput Bola Perekaman KTP, Terbaru Layani ODGJ di RSJKO Soeprapto
Selasa 19-05-2026,16:53 WIB
Utamakan Kualitas, Satgas TMMD Kodim 0425/Seluma Rapikan Dinding RTLH Milik Rusadi
Selasa 19-05-2026,16:51 WIB