Faktor bahan yang nyaman dan model terkini biasanya menjadi syarat yang dipakai banyak orang untuk memilih pakaian dalam. Padahal faktor ukuran pakaian dalam mutlak diperhatikan. Ukuran terlalu ketat berpengaruh besar pada kesehatan. Pakaian dalam, terutama celana dalam, yang terlalu ketat akan menghambat sirkulasi darah dan berdampak pada organ reproduksi. Karena itu jangan sembarangan memilih pakaian dalam. Celana dalam yang terlalu ketat baik pada bagian perut atas atau bawah bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Pada perut bagian atas, celana terlalu ketat akan menekan perut dan bisa memicu refluks asam lambung sehingga timbul rasa panas di dada. Sementara celana dalam di bawah pinggul yang terlalu ketat akan mengurangi aliran darah di bagian paha atas sehingga menyebabkan iritasi, rasa kebal, atau kesemutan. Ukuran celana dalam yang terlalu ketat juga akan membuat sirkulasi udara di organ reproduki terhambat sehingga organ genital menjadi lebih lembab. Pada akhirnya hal ini akan memicu infeksi dan iritasi. Penelitian juga menunjukkan pakaian dalam yang ketat akan meningkatkan temperatur tubuh dan membuat bakteri mudah berkembang biak. Anda juga harus berpikir ulang jika menyukai celana dalam jenis thong. Sebaiknya pemakaian celana dalam ini dibatasi waktunya karena thong bisa berkontribusi pada infeksi vagina jika menyerap dan menyebarkan bakteri. Meski membuat Anda merasa seksi tetapi thong juga bisa menyebabkan iritasi.(**)
Bahaya Pakaian Dalam Terlalu Ketat
Minggu 29-09-2013,13:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,14:48 WIB
Bayar PBB Kini Lebih Praktis, Bapenda Kota Bengkulu Hadirkan Layanan Pembayaran Lewat Mobile Banking
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Senin 29-06-2026,14:39 WIB
Bocah 9 Tahun Nyaris Diculik di Kepahiang, Lolos dari Kebun Kopi Saat Motor Pelaku Pecah Ban
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Terkini
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Senin 29-06-2026,16:50 WIB
25 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Mutu Pendidikan
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,15:37 WIB
Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi PAD, Libatkan OPD hingga Lurah
Senin 29-06-2026,15:32 WIB