JAKARTA, BE - Harapan pemerintah agar Low Cost Green Car (LCGC) alias mobil murah ramah lingkungan menjadi embrio mobil nasional (Mobnas) dinilai tidak akan terwujud. Pasalnya, mobil-mobil tersebut masih diproduksi oleh produsen asing. Sebagian besar komponennya pun masih menggunakan produk impor. \"Kalau pemerintah selama ini gembar gembor dengan mobil nasional, ya seharusnya mobil yang memiliki embrio yang dikembanghkan oleh anak-anak bangsa. Itu yang seharusnya dikembangkan lebih dulu,\" kata anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Tulus Abadi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (28/9). Menurut Tulus, produsen mobil asing tidak akan membiarkan Indonesia mempunyai mobil nasional. Pasalnya, hal tersebut berpotensi merusak bisnis mereka. Karena itu, lanjut Tulus, pemerintah tidak usah bermimpi produsen asing akan membantu Indonesia mengembangkan industri otomotif yang mandiri. \"Teknologi apapun tidak bisa ditransfer tapi harus dicuri. Jadi jangan mimpi industri ATPM di jepang akan mentransfer teknologi ke kita,\" lanjutnya. Tulus kembali menegaskan, mobil nasional hanya akan terwujud jika prosesnya bersih dari intervensi asing. Karenanya, sebelum pemerintah bisa lepas dari kendali asing maka mobil nasional hanya akan jadi harapan kosong belaka. \"Seperti misalnya, Malaysia pernah bisa berkembang biak dengan baik karena memang tidak ada intervensi ATPM untuk mereka tidak berkembang,\" pungkasnya. (dil/jpnn)
Asing Tak Akan Biarkan Indonesia Punya Mobnas
Minggu 29-09-2013,11:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,13:21 WIB
Dugaan Kekerasan Terhadap Siswa Saat Wudu Dilaporkan ke Polisi, Pihak Sekolah di Kota Manna Masih Bungkam
Kamis 16-07-2026,16:29 WIB
APBD 2026 Berjalan, Dinas PUPR Mukomuko Mulai Titik Nol Sejumlah Proyek Jalan
Kamis 16-07-2026,16:22 WIB
Groundbreaking Jembatan Dimulai, Pemkot Bengkulu dan Polresta Bersinergi Atasi Titik Banjir
Kamis 16-07-2026,16:04 WIB
5 Rekomendasi Laptop dengan AMD Ryzen dengan Harga dibawah 10 Juta
Kamis 16-07-2026,13:23 WIB
Ketua PGRI Bengkulu Selatan Sayangkan Dugaan Kekerasan Siswa, Akan Dalami Peristiwa
Terkini
Kamis 16-07-2026,16:29 WIB
APBD 2026 Berjalan, Dinas PUPR Mukomuko Mulai Titik Nol Sejumlah Proyek Jalan
Kamis 16-07-2026,16:26 WIB
?Retribusi Macet Total, Target PAD Sektor Pasar Mukomuko Rp250 Juta Terancam
Kamis 16-07-2026,16:25 WIB
Kejari Bengkulu Siapkan Lelang 22 Lot Barang Rampasan, Ada Mobil hingga Hampir 3 Ton Bio Solar
Kamis 16-07-2026,16:22 WIB