Soal Pungli Honorer BENTENG,BE - Terkait indikasi adanya calo honorer di lingkungan sekretariat Pemda Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Wabup Benteng, H. Muhamad Sabri, S.Sos menyerahkan sepenuhnya kepada orang tua (ortu) kedua korban calo honorer, yaitu Burhanudin dan Muhamad Karim untuk melakukan langkah selanjutnya terhadap pelaku yang merupakan oknum CPNS berinsial Wi dan pejabat di kantor tersebut. Pasalnya untuk menempuh jalur kekeluargaan sudah buntu. Sebab, beberapa waktu lalu, oknum CPNS itu menyatakan kesiapan untuk mengembalikan namun belum juga dilakukan. \" Kalau saya, menyerahkan sepenuhnya dengan ortu korban sajalah,\" ungkapnya. Menurut Wabup, pada prinsipnya orang tua korban inilah yang lebih pantas untuk mengambil tindakan atas persoalan yang sudah mencoreng korps abdi negara di Bumi Gunung Bungkuk ini. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan sanksi kepada oknum mantan honorer yang belum lama ini diangkat menjadi CPNS tersebut. \" Kita tidak bisa menjawab keinginan dari pada orang tua korban. Yaitu, kembalikan uang atau angkat anak mereka itu menjadi tenaga honorer tersebut,\" tandasnya. Sementara itu, Safrudin (50) mengaku hingga saat ini belum akan menempuh secara hukum dengan melaporkan oknum CPNS atau pejabat ke pihak kepolisian untuk diproses dalam kasus penipuan tersebut. Mereka masih akan mengusahakan jalur kekeluargaan dengan cara oknum Wi itu mengembalikan uang yang sudah diambilnya itu, atau masukan anak mereka menjadi tenaga honorer seperti yang dijanjikannya. Sehingga, persoalan selesai dan tidak diperpanjang lagi. \" Kalau tidak balikan uangnya, ya anak kami tolong dimasukan sebagai honorer,\" katanya. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan koran ini ternyata korban dari pada praktik calo honorer ini bukan hanya menimpa kedua korban ini saja. Namun, juga terjadi pada tenaga honorer yang lainnya. Hanya saja, para honorer ini tidak mau mengungkap kasus ini karena terancam akan dikeluarkan dari status tenaga honorer dengan penghasilan sekitar Rp 600 ribu/bulan itu. \" Kami disuruh tidak boleh ngomong kasih duit, kalau tidak kami dipecat,\" ujar salah -seorang tenaga honorer yang meminta tidak disebutkan identitasnya. (111)
Wabup Serahkan ke Korban
Minggu 22-09-2013,17:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,10:27 WIB
Peringati Hari Kartini, Astra Motor Bengkulu Edukasi Safety Riding untuk Perempuan
Selasa 21-04-2026,10:19 WIB
RSKJ Bengkulu Hadirkan Rehabilitasi 'Butterfly', Harapan Baru Pecandu Narkoba
Selasa 21-04-2026,10:23 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Buka Layanan Terapi Anak Berkebutuhan Khusus
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,10:29 WIB
Tanpa Rekam KTP-el, Pengurusan KK di Mukomuko Dipastikan Terhambat
Terkini
Selasa 21-04-2026,19:09 WIB
BPBD Bengkulu Selatan Siapkan Call Center Bencana, Permudah Laporan Masyarakat
Selasa 21-04-2026,19:05 WIB
Diduga Tersengat Listrik, Pemuda Bengkulu Utara Meninggal Tragis
Selasa 21-04-2026,18:54 WIB
Tertidur di Bus, Remaja 19 Tahun Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Oknum Kernet
Selasa 21-04-2026,18:51 WIB
BBM Non-Subsidi Naik Tajam, ASN Bengkulu Dilarang Gunakan Subsidi untuk Kendaraan Dinas
Selasa 21-04-2026,18:46 WIB