BENGKULU, BE – Pengurus Masjid Baitul Quddus Kelurahan Anggut Dalam merasa enggan dengan adanya upaya dari pihak Pemda Kota untuk menghentikan pembangunan tower di masjid tersebut. Disampaikan Ketua Pembangunan Pengurus Masjid Baitul Quddus, Mahyudin, diambilnya keputusan tersebut terlalu terburu-buru. "Jangan dulu diambil keputusannya secara sepihak tanpa dasar yang kuat. Kita kan masih terus bermusyawarah," kata Mahyudin saat dijumpai di kediamannya, kemarin. Dinyatakannya, sejumlah pengurus masjid lainnya tidak setuju apabila pembangunan tower tersebut dihentikan. Ia merasa, dukungan yang diberikan oleh sejumlah pimpinan FKPD Kota Bengkulu seharusnya sudah cukup kuat sebagai dasar untuk melanjutkan pembangunan tersebut. "Terus terang kami sangat shock dan terkejut mendengar akan dihentikan. Pasalnya belum satu kali 24 jam. Selasa malam kita sama-sama rembukan bersama seluruh FKPD Kota Bengkulu dan semuanya mendukung rencana pembangunan menara masjid dilanjutkan. Tentu seharusnya ini yang menjadi dasar pijakan agar pembangunan kembali dilanjutkan," paparnya. Menurut dia, sikap Pemda Kota yang akan menghentikan pembangunan ini dapat menggulirkan bola panas yang bisa menjadi bumerang bagi Kota Bengkulu. Karena jika pelaksanaan pembangunan tower ini batal, bisa saja pihak Telkomsel maupun pengembang tower merekomendasikan kepada organisasi tower Indonesia bahwa di Kota Bengkulu sulit untuk berinvestasi. "Tentunya kami kecewa kalau dihentikan. Jangan hanya karena adanya segelintir warga yang melakukan penolakan, kita lantas mengorbankan kepentingan yang lebih besar. Kami selama ini kesulitan mencari dana untuk membangun masjid. Apa iya segelintir orang bisa mengalahkan pendapat FKPD yang merupakan pimpinan di kota ini," sesalnya. Bilamana pun keputusan untuk menghentikan pembangunan dijadikan sebagai kebijakan resmi Pemda Kota, lanjutnya, pihaknya mendorong agar adanya aturan mekanisme yang berlaku hitam di atas putih. Dengan demikian, ada kepastian hukum diantara para pengurus masjid dan warga sekitar. "Ada aturannya untuk membatalkan itu. Ada hitam diatas putih. Karena untuk membangun kita kan punya bukti rekomendasi yang telah dikeluarkan secara resmi oleh dinas terkait. Dan jika memang pendirian tower menara masjid itu nantinya dibatalkan, uang muka sebesar Rp 82 juta yang telah masuk ke rekening masjid dimana hingga saat ini belum diganggu gugat,masih utuh, tentu harus kita kembalikan. Tapi sekarang kami menganggap belum resmi dan kami menunggu keputusan resminya," pungkasnya. (009)
Pengurus Masjid Minta Tower Dilanjutkan
Sabtu 21-09-2013,17:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-10-2026,14:55 WIB
Bukan Sekadar Pencernaan, Kesehatan Usus Juga Memengaruhi Metabolisme Tubuh!
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,15:09 WIB
Tampil Elegan dan Memikat, Ini Tips Memadukan Parfum dengan Perhiasan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 16 Bandara di Papua Terdampak
Jumat 16-10-2026,13:20 WIB
Puluhan Polisi Bersenjata Lengkap dan Rantis Baracuda Sisir Desa Kampung Jeruk Binduriang
Terkini
Jumat 16-10-2026,17:01 WIB
Eks Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota, Pemkot Bengkulu Targetkan Pekerjaan Utama Rampung Akhir 2026
Jumat 16-10-2026,16:54 WIB
Ternyata 2 Warga Mukomuko yang Diamankan di Salah Satu Kafe di Kota Bengkulu Merupakan Peserta Pelatihan
Jumat 16-10-2026,16:40 WIB
Mess Pemda Berpotensi Jadi Ikon Baru Pusat Pemerintahan Kota Bengkulu
Jumat 16-10-2026,16:35 WIB
Kabut Asap Karhutla Tak Kunjung Hilang, Warga Samarinda Khawatirkan Nasib Orangutan
Jumat 16-10-2026,16:26 WIB