Ketika seseorang telah memutuskan untuk mengubah jenis kelaminnya, misalnya dari wanita menjadi pria, maka biasanya rahimnya juga ikut diangkat. Tapi seorang pria transgender asal Jerman ini tetap mempertahankan rahimnya dan dikabarkan baru saja melahirkan putra pertamanya. Tak hanya itu, pria yang namanya dirahasiakan ini juga menjadi pria transgender pertama di Eropa yang berhasil melahirkan seorang bayi dengan menggunakan benih dari donor sperma. Demikian dilansir Daily Mail, Jumat (13/9/2013). Bayi yang dilahirkannya berjenis kelamin laki-laki. Persalinannya pun hanya dilakukan di rumahnya di distrik Neukoellin, Berlin dengan bantuan seorang bidan. Ia mengaku bersikeras melakukan persalinan di rumah karena ia menolak terdaftar sebagai \'ibu\' dalam dokumen resmi rumah sakit atau akta kelahiran si anak. Pria yang terlahir sebagai wanita ini sendiri telah menjalani terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun untuk mengubah jenis kelaminnya. Detail tentang si pendonor sperma atau informasi apapun tentang keluarganya juga dirahasiakan dari publik karena sang ayah ingin anak laki-lakinya luput dari sorotan media massa. Tapi anak laki-laki yang dilahirkan pada tanggal 18 Maret 2013 ini hanya punya seorang ayah, dan tidak memiliki ibu. Salah seorang jubir dari Berlin Senate Administration for Internal Affairs menanggapi kasus ini dengan mengatakan, \"Orang ini tak ingin menunjukkan dirinya sebagai ibu tapi seorang ayah di sertifikat kelahiran putranya dan permintaan itu kami hargai.\" Sebelumnya pria ini juga meminta agar jenis kelamin putranya \'tidak diungkap ke publik dengan alasan apapun\', namun pemerintah kadung melanggar kesepakatan ini dan mengumumkan kepada publik bahwa ia melahirkan bayi laki-laki. Menurut sejumlah sumber, pemerintah Jerman berencana terus mengawasi perkembangan anak ini demi mengantisipasi munculnya \'masalah psikologis\' selama masa persalinan. Media-media di Jerman sendiri mengungkapkan ketakjubannya terkait berita kelahiran seorang anak dari pria transgender tersebut. Meski banyak orang yang mengaku kaget dengan \'keajaiban\' ini, Dr. Tobias Pottek dari Asklepios West Hospital, Hamburg mengaku tak begitu heran. \"Bahkan jika seorang wanita ingin hidup sebagai pria dan mengonsumsi berbagai hormon agar janggutnya bisa tumbuh, sepanjang uterus (rahim) dan ovariumnya masih ada, kemungkinan untuk bisa hamil itu masih ada.\" Sebelumnya di Amerika kasus serupa sudah pernah terjadi, bahkan kisah tentang bapak tiga anak bernama Thomas Beatie ini sudah terdengar ke penjuru dunia. Pria transgender ini juga melahirkan ketiga anaknya sendiri dan diklaim sebagai pria pertama di dunia yang bisa melahirkan.
Ini Pria Pertama di Eropa yang Melahirkan Anaknya Sendiri
Sabtu 14-09-2013,08:35 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-03-2026,12:12 WIB
Potensi Puting Beliung Meningkat, Ini Imbauan BPBD Lebong
Selasa 17-03-2026,12:09 WIB
Libur Sekolah, MBG Dialihkan ke Ibu Hamil dan Balita
Selasa 17-03-2026,12:25 WIB
Pemprov Bengkulu Perkuat Program Orang Tua Asuh untuk Anak Yatim
Selasa 17-03-2026,12:17 WIB
DKP Kota Bengkulu Sediakan Lele Murah dan Bibit untuk Warga
Selasa 17-03-2026,16:54 WIB
Layanan SIM dan SKCK di Polresta Bengkulu Tutup Sementara Saat Nyepi dan Lebaran, Ini Jadwalnya
Terkini
Selasa 17-03-2026,16:54 WIB
Layanan SIM dan SKCK di Polresta Bengkulu Tutup Sementara Saat Nyepi dan Lebaran, Ini Jadwalnya
Selasa 17-03-2026,16:05 WIB
Libur Lebaran, Call Center 110 Tetap Siaga 24 Jam di Bengkulu
Selasa 17-03-2026,16:02 WIB
Libur Lebaran di Pantai Panjang, Polisi Minta Wisatawan Tak Nekat Berenang
Selasa 17-03-2026,15:52 WIB
Polresta Bengkulu Sediakan Titip Kendaraan Gratis Saat Mudik
Selasa 17-03-2026,15:32 WIB