BINTUHAN,BE – Peminat Pertamax masih sangat minim, bahkan sejumlah mobil dinas (Mobnas) yang diwajibkan mengisi BBM jenis Pertamax memilih menggunakan BBM jenis premium. \"Pertamax saat ini sangat sepi peminat bahkan jatah 8 ton yang masuk, baru 10 hari lebih baru habis ada penjabat yang menggunakan tapi lebih banyak mobnas tidak mau pakai Pertamax,\" kata Manajer SPBU Bintuhan Syamhardi Saleh yang akrab disapa Mang Adi, kemarin. Mantan Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Kaur ini mengatakan, saat ini hanya bensin yang laris manis dijual. Terkadang stok 16 ton yang dipasok Pertamina habis dalam jangka 5 jam saja. Karena di Kaur baru ada satu pertamina. Pihaknya sudah menyediakan kapasitas tanki bensin 30 Ton sayangnya sampai saat ini pertamina membatasi pasokan dan hanya menyuplai 16 Ton per hari. \"Kita sudah usulkan penambahan stok namun belum disetujui makanya terkadang SPBU tidak sampai buka 24 jam, disamping itu juga jenis Pertamax sulit lakukanya, padahal aturan itu ada. Namun semuanya tergantung konsumen itu sendiri,\" jelasnya. Sementara itu, anggota DPRD Kaur Z Muslih mengakui kalau saat ini banyak kendaraan tidak menggunakan Pertamax dan memilih membeli bensin. Lantaran alokasi anggaran kendaraan dinas tahun 2013 hanya diploting dana untuk pembelian bensin. \"Dalam DPA APBD untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) ploting dananya bukan untuk pertamax dan belum dianggarkan hanya dianggarkan untuk bensin, sehingga tidak mungkin membeli Pertamax dengan dana yang ada bagaimana mau buat pertanggungjawabannya,\" jelasnya. Sementara itu, Kadis Disperindakop Kaur M Thabri SPd mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan baik soal penggunaan Pertamax, namun sebelumnya edaran itu sudah disampaikan oleh Disperindakop ke SKPD. \"Semuanya perlu koordinasi memngenai pemakaian Pertamax, namun demikian ada juga ada mobnas yang memakai Pertamax,\" jelasnya.(823)
Pertamax Tidak Laku
Rabu 11-09-2013,22:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,12:22 WIB
Pamit Memancing, Asep Prasetyo Ditemukan Meninggal di Sungai Akasia
Kamis 23-04-2026,12:19 WIB
Tuntutan Menggunung di Kasus Tambang Bengkulu, Dari 1 Tahun hingga 10 Tahun Penjara
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,12:25 WIB
Kapolresta Bengkulu Pimpin Sertijab Empat Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Kamis 23-04-2026,12:15 WIB
Proyek Jembatan Timbang Mukomuko Mandek, Masalah Hibah Lahan Jadi Penghambat Utama
Terkini
Kamis 23-04-2026,18:33 WIB
Tak Ingin Asal Jadi, Dinas PUPR Bengkulu Selatan Gandeng Jaksa Awasi Proyek Jalan
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:11 WIB
Pemkot Bengkulu Bongkar Pondok di Pantai Panjang, Siapkan Gazebo Gratis untuk Wisatawan
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB