BENGKULU, BE - Pemda Kota menggalakkan agar program penggunaan busana Melayu dapat segera direalisasikan. Anggaran untuk pengadaan busana ini, kata Sekretaris Daerah (Sesda) Kota Bengkulu, Drs H Yadi MM, telah disediakan pada pagu anggaran dalam APBD Perubahan, tahun ini. \"Melalui busana ini, kita sekaligus berupaya untuk mendisiplinkan pegawai kita,\" katanya dalam sebuah kesempatan, beberapa waktu yang lalu. Apa hubungan busana dengan disiplin? Dijelaskan Sesda, busana Melayu yang akan diwajibkan penggunaannya oleh PNS di lingkungan Pemda Kota Bengkulu bertujuan untuk melestarikan budaya asli rumpun Bumi Rafflesia. \"Bila sudah dikenakan, kita berharap pegawai kita tidak lagi pergi ke sembarang tempat. Dulu biasa pake jeans dan kaos. Ke mall, cafe, bioskop, minum-minum seenaknya. Tapi kalau sudah pakai busana Melayu kan malu begitu. Yang tepat busana Melayu ini kan cocoknya ke masjid. Bukan tempat yang tidak pantas. Kita harap program ini juga dapat menambah kedisiplinan pegawai kita,\" bebernya. Sesda juga menampik bahwa program ini melenceng dari peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Ditegaskannya, pihak Pemda Kota tidak akan membuat program ini bilamana tidak diatur oleh aturan hukum. \"Detailnya ada mata pasal sendiri. Program ini menurut hemat kami sudah pas. Adat harus kita bangkitkan. Karena inilah budaya kita yang perlu dan patut diketahui orang luar. Kalau tidak kita lestarikan, kasihan masyarakat. Kasihan generasi muda,\" tandasnya. Sayangnya Sesda tak dapat merinci berapa anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan pakaian busana Melayu ini. Ia juga tak tahu persis pihak mana yang menggarap pengadaan busana ini. \"Tanya langsung saja ke DPPKA (Dinas Pengelolaan, Pendapatan, Keuangan dan Aset),\" imbuhnya. Sementara itu, Kepala DPPKA Kota Bengkulu Syaferi Syarif SH MSi mengatakan, anggaran pengadaan busana melayu ini diserahkan kepada masing-masing SKPD. Termasuk untuk proses pembuatannya, pemerintah menyerahkan mekanismenya kepada instansi yang bersangkutan. \"Rinciannya juga ada pada mereka (SKPD, red). Tentunya jumlahnya bervariasi antara satu dinas dengan dinas yang lain. Termasuk untuk honorer,\" ungkapnya. (009)
Disiplin Melalui Busana Melayu
Rabu 11-09-2013,10:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-04-2026,11:12 WIB
TREND 2026 Kupas Strategi Indonesia Keluar dari Middle Income Trap
Rabu 08-04-2026,08:41 WIB
Persit Dorong UMKM, Batik ChaCha Mentari Buka Peluang Ekonomi Ibu Rumah Tangga di Rejang Lebong
Rabu 08-04-2026,11:17 WIB
BREAKING NEWS: Tipidkor Polda Bengkulu Geledah Disparpora dan BKD Kepahiang
Rabu 08-04-2026,11:07 WIB
Puluhan Mobnas Dipinjamkan ke Instansi Vertikal Tetap Diservis Pakai APBD
Rabu 08-04-2026,08:49 WIB
Pindah ke Komisi V, Erna Sari Dewi Buka Jalan Ribuan Rumah Layak Huni untuk Bengkulu
Terkini
Rabu 08-04-2026,15:40 WIB
SK DPP Batalkan Plt, Muswil PPP Bengkulu Dinilai Tidak Sah
Rabu 08-04-2026,15:34 WIB
Pelaksanaan TKA SMP di Bengkulu Dievaluasi, Kendala Server hingga Kesiapan Siswa Jadi Sorotan
Rabu 08-04-2026,15:27 WIB