BENGKULU, BE – Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Bengkulu, M Dani SH mengutarakan, pihak Pemda Kota bersedia untuk memberikan ganti rugi atas lahan milik Atiyah yang saat ini digunakan sebagai Sekolah Dasar Negeri (SDN) 62 Kota Bengkulu. Hanya saja, pelaksanaan ganti rugi ini masih menunggu klarifikasi lebih lanjut. \"Kita akan memberikan ganti rugi nanti sesuai aturan dan prosedur yang ada. Sedangkan untuk berapa anggaran dana yang dialokasikan, kita belum bisa mengatakannya. Karena kita juga masih menunggu klarifikasi dengan menelusuri dulu masalah ini kepada Diknas Provinsi,\" ujarnya. Berdasarkan kajian yang mereka lakukan, lanjutnya, pada tahun 1984 ketika tanah tersebut disengketakan hingga didirikannya SDN 62 pada tahun 1986, kewenangan untuk mendirikan sekolah masih menjadi kewenangan Gubernur Bengkulu saat itu. Karena pengaturan pendidikan pada saat itu masih menyatu dengan pengelolaan pendidikan tingkat provinsi. \"Berdasarkan informasi lanjutan yang kami dapatkan pada tahun 1986 tanah milik Atiyah itu pernah diberikan kepada Pemprov namun untuk lebih lanjut akan kita telusuri lagi. Bagaimana proses administrasinya saat itu ini perlu didalami lagi. Karena dulu belum otonomi daerah dan sejak tahun 2003 setelah ada otonomi barulah kemudian kewenangan itu dilimpahkan kepada Pemkot,\" tukasnya. Sebelum ganti rugi kelak akan diberikan, sambungnya, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bengkulu mengenai harganya. Sembari menunggu proses tersebut, ia meminta kepada pihak keluarga ahli waris untuk menahan diri agar tidak melakukan penyegelan kembali. \"Kami harap pihak keluarga ahli waris dapat bersabar. Hendaknya tindakan yang mereka lakukan tidak sampai mengganggu kegiatan belajar mengajar dan penyelesaiannya tetap mengedepankan rasa kekeluargaan,\" imbuhnya. Ditanya mengenai adanya kasus serupa dengan hal ini, Dani tidak mengetahuinya secara persis. Ia tengarai, data yang lebih lengkap mengenai aset-aset sekolah yang lama ada pada pihak Pemda Provinsi. \"Kalau harapan kita tidak ada lagi kejadian yang sama dengan peristiwa penyegelan itu. Tapi kalau masalah data, mungkin ada di Pemda Provinsi karena sebelum otonomi daerah kita masih menyatu,\" pungkasnya. (009)
Pemkot Siap Ganti Lahan SDN 62
Sabtu 07-09-2013,12:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Kamis 11-06-2026,12:18 WIB
Perkuat Komitmen Antikorupsi Saat SPMB, Pemkot Bengkulu Minta Kepsek Jauhi Pungli dan Gratifikasi
Kamis 11-06-2026,11:46 WIB
Danau Dendam Tak Sudah Disulap Jadi Ikon Wisata Baru Bengkulu, Pemprov Mulai Penataan Kawasan
Kamis 11-06-2026,15:51 WIB
Gubernur Helmi Hadiri Pemakaman Orangtua Bupati Seluma dan Senator Destita
Kamis 11-06-2026,13:28 WIB
Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Tata Area UMKM Selama Festival Tabot 2026
Terkini
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Kamis 11-06-2026,16:10 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Siswa Sekolah Binaan Berkarya Lewat Konten Sustainable Living Saat Libur Sekolah
Kamis 11-06-2026,15:51 WIB
Gubernur Helmi Hadiri Pemakaman Orangtua Bupati Seluma dan Senator Destita
Kamis 11-06-2026,15:45 WIB
Orangtua Senator Destita dan Bupati Seluma Tutup Usia, Dimakamkan di Kampung Halaman Desa Kembang Mumpo
Kamis 11-06-2026,15:15 WIB