BINTUHAN,BE- Kasus Bantuan Operasional Kegiatan (BOK) bidang kesehatan di Pukesmas, terus mendapat perhatian khusus. Saat ini pihak Kejaksaan masih melakukan kajian soal mekanisme aliran dana BOK tersebut. Mengingat Kaur 3 kali mendapatkan kucuran dana BOK dibanding daerah lain yang sudah 6 hingga 10 kali. \"Kita masih mempelajari mekanisme penyaluran dana BOK, lalu juga penggunaanya. Mengingat dana BOK ini langsung dari pusat dan ditransfer ke Puskesmas, saat ini masih kita pelajari dahulu,\" kata Kejari Kaur M Iwa Swia Pribawa SH, kemarin. Dikatakanya, pihaknya akan melakukan penyidikan BOK pada tahun 2010 dan tahun 2011, karena adanya dugaan dana BOS itu tidak sesuai dengan juklak juknis, namun untuk membuktikan itu semuanya membutuhkan pengkajian. \"Namun saat ini kita masih melakukan proses pengkajian dengan baik, karena mekanisme BOK ini sangat sulit mengingat langsung dari pusat ke Puskesmas, sehingga perlu data yang lebih akurat,\" jelasnya. Dijelaskanya, sesuai juklak juknisnya dana BOK itu digunakan untuk Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Keluarga Berencana (KB), Imunisasi, Gizi, Promosi kesehatan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Pemanfaatan dana BOK ini sebesar 10 persen untuk manajemen kabupaten atau kota, sedangkan 90 persennya untuk dana BOK Puskesmas yang digunakan untuk operasional Puskesmas 85 persen dan pemeliharaan ringan Puskesmas 5 persen. \"Kita bisa lihat apakah sudah sesuai atau tidak dengan penggunaan dilapangan, jika ada kutiupan soal imunisasi masyarakat memang sudah marak, maka kita akan lihat kondisi dilapangan nantinya,\" jelasnya. Disisi lain, Kadinkes Kaur dr Marlena mengatakan sebenarnya penggunaan BOK itu tidak menjadi persoalan, mengingat semuanya sudah dilakukan dengan baik. Semua 15 pukesmas penggunaan sudah tidak ada hambatan. \"Kita sangat berharap semuanya berjalan dengan baik, karena semua dana untuk pelayanan sudah 100 persen maksimal,\" jelasnya.(823)
Pelajari Dana BOK
Jumat 06-09-2013,23:59 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,12:22 WIB
Pamit Memancing, Asep Prasetyo Ditemukan Meninggal di Sungai Akasia
Kamis 23-04-2026,12:19 WIB
Tuntutan Menggunung di Kasus Tambang Bengkulu, Dari 1 Tahun hingga 10 Tahun Penjara
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,12:25 WIB
Kapolresta Bengkulu Pimpin Sertijab Empat Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Kamis 23-04-2026,12:15 WIB
Proyek Jembatan Timbang Mukomuko Mandek, Masalah Hibah Lahan Jadi Penghambat Utama
Terkini
Kamis 23-04-2026,18:33 WIB
Tak Ingin Asal Jadi, Dinas PUPR Bengkulu Selatan Gandeng Jaksa Awasi Proyek Jalan
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:11 WIB
Pemkot Bengkulu Bongkar Pondok di Pantai Panjang, Siapkan Gazebo Gratis untuk Wisatawan
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB