TAK hanya di Kecamatan Putri Hijau saja warga merasakan keresahan terhadap anjloknya harga karet, hingga warga menghentikan hasil penjualan karet. Asdi Dahlan, Kades Pagar Banyu Kecamatan Arma Jaya merasakan hal sama. 99 persen KK di desanya berprofesi sebagai petani karet. Saat ini hasil karet para petani hanya dihargai dengan harga Rp 7 ribu, sehingga untuk pembelian bibit karet sangat dirasa rumit dan perekonomian warga semakin minim. \"Harga jual karet terus anjlok, ini sangat mengkhawatirkan petani,\" kata Asdi. Diharapkan pemerintah daerah mengetahui apa yang sedang dihadapi warganya. Seperti pembelian bibit karet, setidaknya mendapatkan subsidi untuk meringankan beban patani. \"Kondisi yang dialami petani ini perlu disikapi pemerintah daerah untuk penyelesaiannya,\" tukasnya. (**)
Harga Karet Anjlok
Kamis 05-09-2013,19:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 11-04-2026,18:51 WIB
Polres Bengkulu Selatan Bersihkan Masjid, Wujudkan Lingkungan Ibadah ASRI
Sabtu 11-04-2026,18:54 WIB
Bupati Bengkulu Selatan Jawab Keluhan Nelayan, Break Water Muara Pasar Bawah Dibangun
Sabtu 11-04-2026,18:48 WIB
Kapolda Bengkulu Turun Langsung, Konservasi Penyu Warga Terancam Abrasi Dapat Perhatian
Minggu 12-04-2026,12:29 WIB
DPD RI Soroti Disharmonisasi Regulasi Koperasi, Dorong Penguatan Perda di Daerah
Minggu 12-04-2026,11:50 WIB
Gubernur Helmi Soroti Kinerja OPD, Minta Disiplin dan Pelayanan Prima ke Masyarakat
Terkini
Minggu 12-04-2026,17:23 WIB
Meriahkan Belungguk Point, Unihaz Bengkulu Hadirkan Hiburan dan Lomba Interaktik
Minggu 12-04-2026,17:21 WIB
Bhabinkamtibmas Anggut Atas Gencarkan Sambang dan Kontrol Siskamling, Warga Merasa Lebih Aman
Minggu 12-04-2026,17:17 WIB
MBG 3B Intervensi Pengunjung Posyandu Dorong Kualitas Generasi Beta
Minggu 12-04-2026,17:13 WIB
Komdigi Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz demi Perluasan Konektivitas
Minggu 12-04-2026,17:10 WIB