TAK hanya di Kecamatan Putri Hijau saja warga merasakan keresahan terhadap anjloknya harga karet, hingga warga menghentikan hasil penjualan karet. Asdi Dahlan, Kades Pagar Banyu Kecamatan Arma Jaya merasakan hal sama. 99 persen KK di desanya berprofesi sebagai petani karet. Saat ini hasil karet para petani hanya dihargai dengan harga Rp 7 ribu, sehingga untuk pembelian bibit karet sangat dirasa rumit dan perekonomian warga semakin minim. \"Harga jual karet terus anjlok, ini sangat mengkhawatirkan petani,\" kata Asdi. Diharapkan pemerintah daerah mengetahui apa yang sedang dihadapi warganya. Seperti pembelian bibit karet, setidaknya mendapatkan subsidi untuk meringankan beban patani. \"Kondisi yang dialami petani ini perlu disikapi pemerintah daerah untuk penyelesaiannya,\" tukasnya. (**)
Harga Karet Anjlok
Kamis 05-09-2013,19:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 15-06-2026,14:57 WIB
SDN 20 Kota Bengkulu Wisuda 48 Hafiz Cilik, Bukti Sekolah Negeri Mampu Cetak Generasi Qurani
Senin 15-06-2026,17:14 WIB
Kapolda Bengkulu Jalin Silaturahmi dengan UNIB, Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah
Senin 15-06-2026,21:01 WIB
Wajib Tahu, Ada Hal yang Tidak Bisa Dijamin BPJS Kesehatan
Senin 15-06-2026,15:45 WIB
Astra Motor Bengkulu Suguhkan Lomba Kreasi Dol dan Gelar Promo Khusus Motor Listrik Honda ICON e:
Senin 15-06-2026,15:00 WIB
DLH Kota Bengkulu Siapkan Pengembangan Budidaya Magot di Sembilan Kecamatan
Terkini
Senin 15-06-2026,21:01 WIB
Wajib Tahu, Ada Hal yang Tidak Bisa Dijamin BPJS Kesehatan
Senin 15-06-2026,18:38 WIB
Honda Stylo 160 Makin Eksis, Raih Penghargaan dan Diminati Pecinta Skutik Premium
Senin 15-06-2026,18:29 WIB
Astra Motor Hadirkan Promo HUT ke-56, Vario 125 Street Bisa Didapat Hanya Rp5,6 Juta Lewat Motorku X
Senin 15-06-2026,18:15 WIB
Tak Perlu ke Dealer, Konsumen Kini Bisa Konsultasi Motor Honda Lewat AMANDA
Senin 15-06-2026,18:01 WIB