TAK hanya di Kecamatan Putri Hijau saja warga merasakan keresahan terhadap anjloknya harga karet, hingga warga menghentikan hasil penjualan karet. Asdi Dahlan, Kades Pagar Banyu Kecamatan Arma Jaya merasakan hal sama. 99 persen KK di desanya berprofesi sebagai petani karet. Saat ini hasil karet para petani hanya dihargai dengan harga Rp 7 ribu, sehingga untuk pembelian bibit karet sangat dirasa rumit dan perekonomian warga semakin minim. \"Harga jual karet terus anjlok, ini sangat mengkhawatirkan petani,\" kata Asdi. Diharapkan pemerintah daerah mengetahui apa yang sedang dihadapi warganya. Seperti pembelian bibit karet, setidaknya mendapatkan subsidi untuk meringankan beban patani. \"Kondisi yang dialami petani ini perlu disikapi pemerintah daerah untuk penyelesaiannya,\" tukasnya. (**)
Harga Karet Anjlok
Kamis 05-09-2013,19:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,15:19 WIB
Kinerja 1.875 PPPK Paruh Waktu Mukomuko Dievaluasi, Hasilnya Jadi Dasar Perpanjangan Masa Kerja
Kamis 08-10-2026,13:15 WIB
Keluarga Berduka Tak Perlu ke Kantor, Dukcapil Kota Bengkulu Antar Akta Kematian ke Rumah Duka
Kamis 08-10-2026,15:23 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pegawai Perumda Tirta Hidayah Solid dan Hindari Utang Berlebihan
Kamis 08-10-2026,13:50 WIB
Baru 38 Persen Jukir Perpanjang SPT, Bapenda Kota Bengkulu Beri Tenggat hingga 10 Oktober
Kamis 08-10-2026,15:03 WIB
Dua Lahan Eks-HGU dan Satu Kawasan Hutan Dibahas dalam Rapat Reforma Agraria Mukomuko
Terkini
Jumat 09-10-2026,09:15 WIB
Buronan Korupsi Rp1,99 Miliar Diburu Kejaksaan, Ternyata Bersembunyi di Selayar
Jumat 09-10-2026,09:11 WIB
Bacaan Ayat Seribu Dinar: Keutamaan, Cara Mengamalkan, dan Waktu Membacanya
Jumat 09-10-2026,09:04 WIB
Jangan Tunggu Sakit! Kenali 4 Indikator Kesehatan untuk Deteksi Dini Penyakit
Kamis 08-10-2026,15:23 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pegawai Perumda Tirta Hidayah Solid dan Hindari Utang Berlebihan
Kamis 08-10-2026,15:19 WIB