MUKOMUKO, BE – Pemda Mukomuko , tahun ini menyiapkan sekitar 35 ribu kecambah sawit unggul yang akan diberikan kepada para petani. Kecambah itu untuk mengganti atau replanting tanaman petani kebun yang masih banyak ditemukan menggunakan bibit asalan. Pasalnya dampak dari penggunaan bibit asalan itu hasil produksi rendah. Bantuan ini, salah satu upaya pemerintah daerah untuk pengembangan sektor perkebunan. “ Sektor perkebunan terus diupayakan dengan semaksimal mungkin,” ujar Kadis Pertanian, Perikanan, Perkebunan dan Kehutanan, Eddy Aprianto SP MSi melalui Kabid Perkebunan, Budi Yanto Shut. Dari 103 ribu hektar perkebunan sawit dan karet rakyat , sekitar 60 persen mengunakan bibit asalan sehingga hasil produksinya rendah. Dari luasan perkebunan sawit rakyat itu belum seluruhnya diakomodir untuk memperoleh kecambah sawit unggul karena keterbatasan anggaran. “ Jika di replanting semua bibit sawit asalan petani itu jumlahnya bisa mencapai 420 juta kecambah,\" bebernya. Terkait juknis bantuan itu, dengan sistem pembibitan dan tugas itu dilakukan oleh kelompok tani penerima bantuan. Setelah kecambah tumbuh besar menjadi bibit sawit unggul, selanjutnya kelompok tani itu yang akan menyalurkan bibit sawit unggul itu kepada setiap anggota kelompoknya. Setiap satu hektar lahan milik petani diberikan 120 kecambah setelah tumbuh menjadi bibit tanaman sawit unggul. “Meskipun pemberian bantuan masih sangat terbatas. Ini merupakan salah satu upaya pemda untuk meningkatkan hasil produksi petani yang baik dan berkualitas. Sehingga imbas dari hasil panen akan lebih optimal. Selama ini hasil tanaman perkebunan milik petani seperti sawit dan karet belum maksimal dikarenakan hasil produksi dari petani tidak baik yang dikarenakan masih banyak menggunakan bibit asalan,” demikian Budi. (900)
Siapkan 35 Ribu Kecambah
Kamis 05-09-2013,17:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,10:16 WIB
Waves of Weave Hadir di Museum Nasional, Pamerkan Wastra dari 10 Negara Asia Tenggara
Rabu 28-10-2026,10:12 WIB
Bukan Sekadar Pesta Kostum, Ini Asal Usul dan Sejarah Halloween
Rabu 28-10-2026,10:03 WIB
Jangan Sembarangan Pakai Oksigen Nasal saat Kabut Asap, Ini Penjelasan Guru Besar FKUI
Rabu 28-10-2026,10:07 WIB
Profesor Kardiologi UCL Ungkap Fakta Mengejutkan, Hanya 2 Persen Belanja Kesehatan untuk Pencegahan
Rabu 28-10-2026,10:20 WIB
Inovasi Baru BRIN, Tepung Singkong Bakal Diuji untuk Padamkan Karhutla
Terkini
Rabu 28-10-2026,17:10 WIB
Empat Desa di Mukomuko Minim Pesaing, Calon Kades Bisa Lawan Kotak Kosong
Rabu 28-10-2026,17:03 WIB
Pelindo Targetkan Terminal Curah Cair Pulau Baai Rampung 2027, Layanan Logistik Diperkuat
Rabu 28-10-2026,17:01 WIB
Sumpah Pemuda Jadi Momentum Kejati Bengkulu Kampanyekan Perlawanan terhadap Korupsi
Rabu 28-10-2026,16:59 WIB
Menangis di Hadapan Hakim, Eks Bupati Fikri Minta Keringanan Hukuman dalam Kasus Ijon Proyek ?
Rabu 28-10-2026,16:57 WIB