BENGKULU,BE - Penyidik Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu terus mengusut kasus dugaan korupsi proyek pembangunan penahan gelombang atau breakwater milik Administrator Pelabuhan (Adpel) Pulau Baai Bengkulu. Setelah 2 Konsultan dari Bandung selaku pengawas proyek tersebut diperiksa pada Hari Senin (2/9) lalu. Kemarin giliran Kepala Adpel Fa Pieter HB Sina. Fiena selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Lela Hayati selaku PPTK diperiksa oleh Penyidik Tipikor Polda Bengkulu. Pemeriksaan keduanya pun berlansung selama 3 jam lebih, dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 12.15 WIB. Dalam pemeriksaan itu, Kepala Adpel dan bawahannya itu dicecar pertanyaan mengenai pengerjaan proyek menggunakan anggaran APBN 2012 sebesar Rp 14,2 miliar tersebut. Proyek itu diduga telah menimbulkan kerugian negara. \"Dari hasil pemeriksaan, patut diduga telah terjadi perbuatan yang melanggar hukum, sehingga menimbulkan kerugian negara. Hanya saja total kerugian negara tersebut belum diketahui. Karena sedang dihitung oleh BPKP Bengkulu,\" kata Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Drs. SM. Mahendra Jaya melalui Kasubdit III Tipid Korupsi, Kompol Dharma Nugraha SIK usai pemeriksaan, kemarin. Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi ahli dari Universitas Bengkulu (Unib) beberapa waktu lalu, Dharma menyatakan kerugian negara akibat penyimpangan pada proyek tersebut cukup besar, yakni mencapai Rp 5,6 miliar. \"Kerugian sebesar Rp 5,6 miliar itu baru keterangan dari saksi ahli. Sedangkan kerugian riilnya untuk dijadikan dasar penetapan tersangka, kami masih menunggu hasil audit dari BPKP,\" terangnya. Pantauan BE, Kepala Adpel Pieter tampak keluar masuk dari ruang pemeriksaan. Diduga ia bolak-balik menjemput berkas yang di butuhkan penyidik. Pieter pun menolak saat wartawan berusaha meminta klarifikasi terkait pemeriksaan tersebut. \"Nanti saja, masalah ini belum selesai,\" singkatnya menghindari wartawan.(400)
Kepala Adpel Diperiksa 3 Jam
Rabu 04-09-2013,10:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,13:11 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Babak Baru Pertahanan Maritim RI
Selasa 28-07-2026,13:08 WIB
Memanfaatkan Warisan Bumi Guna Mendongkrak Ekonomi Warga Perbatasan
Selasa 28-07-2026,13:04 WIB
Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM dan Riset Dukung B60 hingga Etanol
Selasa 28-07-2026,13:25 WIB
Audiensi dengan Ombudsman RI, Helmi Hasan Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Transparan
Selasa 28-07-2026,13:06 WIB
Kemenpar dan Kemensos Perkuat Akses Pendidikan dan SDM Pariwisata
Terkini
Selasa 28-07-2026,16:25 WIB
Petani di Curup Utara Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Selidiki Pelaku
Selasa 28-07-2026,16:23 WIB
Stok Pangan di Kota Bengkulu Aman, Pemkot Catat Konsumsi Rokok dan Kosmetik Meningkat
Selasa 28-07-2026,16:21 WIB
Fikri Thobari Didakwa Terima Rp2,5 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Fee Proyek
Selasa 28-07-2026,16:12 WIB
Peringati Hari Koperasi ke-79, Dinkop UKM Kota Bengkulu Dorong Koperasi Bertransformasi Digital dan Tingkatkan
Selasa 28-07-2026,15:59 WIB