BENGKULU, BE – Bila tidak ada halangan atau perubahan jadwal, hari ini tersangka mesin triplek Kabupaten Kepahiang M Zairin menjalani pemeriksaan. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian dan UKMKepahiang ini diperiksa oleh tim jaksa tindak Pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Pemanggilan pemeriksaan ini untuk kali kedua. \"Ya kita sudah layangkan panggilan kedua kepada tersangka,\" jelas A Rahman salah seorang Penyidik Kejati yang menangani perkara ini. Terpisah, Kordinator Pusat kajian anti korupsi (Puskaki) Bengkulu Melyansori, mengungkapakan dalam pengusutan perkara korupsi tersebut, penyidik tebang pilih. Tersangka lainnya sudah ditahan, tapi Kadisperindag itu belum. Bila memenuhi pangilan, Penyidik juga harus menahan M Zairin seperti tersangka lainnya. Sekalipun tersangka merupakan pejabat tinggi di Kabupaten Kepahiang. Labih lanjut, lulusan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) ini, mengungkapakan dirinya bersama rekannya dari Puskaki terus memantau kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejati tersebut. Bila dalam perjalanannya ditemukan kejanggalan Puskaki Bengkulu tidak akan segan mendatangi Kejaksan Tinggi (Kejati) Bengkulu. \" Penyidik harus membongkar semua yang terlibat dalam perkara ini, dan aktor intelektualnya juga haru diungkap. Jangan hanya 3 orang tersangka ini saja,” tegasnya. Untuk diketahui, kasus ini proyek pengadaan 2 unit mesin triplek di Dinas Perindag dan Koperasi UKM Kabupaten Kepahiang tahun 2012 lalu. Pengadaan mesin pengelolaan sengon ini menelan dana senilai Rp 2,6 milyar lebih. Proyek ini telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 2,3 milyar lebih. sebab berdasarkan salinan LHP BPK. Menyebutkan pengadaan mesin triplek pada Oktober 2012 itu, dinilai adanya ketidakpatuhan, kecurangan dan ketidakpatutan dalam pengujian kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Mesin yang didatangkan ternyata mesin bekas yang sudah pernah dijual kekawasan Kalimantan. Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan tiga orang tesangka yaitu Direktur Utama (Dirut) PT Wijaya Cipta Perdana Andi Wijaya dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Deki Meridian. Keduanya sudah duluan berada di lembaga permasyarakatan kelas II A Malabero. Tersangka ketiga Kadis Perindag dan Koperasi UKM Kepahiang M Zairin tersebut.(320)
Hari Ini, Kadisperindag Diperiksa
Senin 02-09-2013,09:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 14-10-2026,09:47 WIB
Tak Perlu Kebun Luas, Ini Cara Menanam Tomat di Polybag dari Benih hingga Panen
Rabu 14-10-2026,09:39 WIB
Tren Kejar Marathon Meningkat, Fisik dan Finansial Wajib Siap
Rabu 14-10-2026,09:54 WIB
IIBF 2026: Ajarkan Anak Pahami Krisis Lingkungan Tanpa Rasa Takut
Rabu 14-10-2026,10:11 WIB
Survei Celios: 75 Persen Masyarakat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, Ini Kata Gibran
Rabu 14-10-2026,10:47 WIB
BAZNAS Bidik Rp70 Triliun pada 2027, Mustahik Didorong Jadi Muzaki
Terkini
Rabu 14-10-2026,17:34 WIB
Tanggul Air Bengkulu Ditingkatkan, Penanganan Banjir Tanjung Agung dan Tanjung Jaya Belum Tuntas
Rabu 14-10-2026,15:58 WIB
Dinsos Kota Bengkulu Perkuat Ribuan Agen Perlinsos, Bansos Diharapkan Makin Tepat Sasaran
Rabu 14-10-2026,15:46 WIB
Terseret Arus di Kawasan Dahan Langit, Anak 9 Tahun di Kaur Meninggal Dunia
Rabu 14-10-2026,10:47 WIB