KOTA MANNA, BE - Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan, Ir Novianto MSi sangat menyayangkan adanya penjualan pewarna yang mengandung pewarna tekstil yakni liberty dan pengenyal makanan yakni bleng cap jago. Dirinya terkejut sebab selama ini belum mendapat laporan adanya penjualan kedua pencampur jajanan warga tersebut. Ditambah lagi hasil razia dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu belum diterima Dinkes secara resmi. Namun demikian, Novianto mengingatkan warga BS untuk tidak asal membeli makanan dan minuman. Akan tetapi dapat dipastikan dahulu makanan dan minuman itu bebas dari kedua jenis barang tersebut. \"Memang kami belum menerima laporan resmi, namun jika benar ada kedua pencampur makanan itu dijual di BS bisa berbahaya bagi warga yang mengkonsumsi makanan dan minuman yang dicampur dengan keduanya, jadi warga jalan asal jajan,\" ujar Novi. Ia menambahkan, jika selama ini memang pihaknya sering melakukan pengawasan teradap jajanan makanan dan minuman yang dijual pedagang, namun hanya sebatas bertanya bukan langsung mengambil sample untuk dicek. Hal itu dilakukan karena Dinkes tidak memiliki alat untuk mengecek atau menguji bahan makanan itu apakah tidak tercampur bahan lain yang berbahaya bagi kesehatan atau tidak. Dengan adanya temuan BPOM ini, pihaknya berharap agar pedagang tidak curang dan menggunakan pewarna dan pencampur yang membahayakan kesehatan warga yang mengkonsumsinya. \"Kelemahan kami tidak ada alat penguji bahan makanan atau minuman, namun kami akan selalu koordinasikan dengan BPOM untuk terus melakukan pengawasan jajanan yang dijual di BS ini, \" tambah Kasi Farmasi dan Laboratorium Dinas Kesehatan BS, Drs Ediwan SPt. Sebelumnya, BPOM Bengkulu menggelar razia di toko-toko Pasar Ampera dan Kutai. BPOM menemukan 100 botol pewarna merk liberty dan 15,5 bungkus bleng cap jago. (369).
Warga Diingatkan Waspada Beli Jajanan
Jumat 30-08-2013,21:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Jumat 12-06-2026,10:58 WIB
Beli Motor Honda Kini Lebih Mudah Lewat Aplikasi Motorku X
Terkini
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB
Dugaan Investasi Bodong Yeyen, BM PT PTP Nyaris Jadi Korban, Pegawai Rugi Rp 765 Juta
Jumat 12-06-2026,17:38 WIB