KEPAHIANG, BE – Sejak 19 Agustus lalu, dua orang warga di Kepahiang dinyatakan positif menderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Satu orang bocah 10 tahun, Ine warga Kelurahan Pasar Ujung Kepahiang dan Jaya Suardi (50) warga Meranti. Kedua pasien tersebut, hingga kemarin masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Jaya Suardi terserang penyakit mematikan itu dipastikan dokter di RSUD Curup Rejang Lebong (RL), sejak Minggu (25/8) lalu dan saat ini sudah dirawat di di RSUD Curup. Sementara Ine mulai terserang sejak 19 Agustus lalu. \"Warga yang positif kena DBD ini langsung kita lakukan fogging di rumahnya. Ini dilakukan untuk memutus mata rantai perkembangan nyamuk Aedes Aigypti sebagai penular virus DBD ini,\" kata Plt Kadis Kesehatan Kepahiang Edi Yanto melalui Kasi Pengendalian Wisnu Irawan, kemarin. Dijelaskannya, korban dinyatakan fositif DBD dengan kondisi trombosit pertama 80.000, kedua 69.000 dan ketiga 115.000 dengan IGG positif dan IGM negatif. \"Kita mendapat informasi dari petugas Surveilans Desa Cugung Lalang pada 26 Agustus, setelah korban diyatakan positif, hari ini (Kemarin) kita langsung melakukan fogging dengan cara pengasapan pada rumah korban dan sekitarnya guna membunuh dan mengantisipasi penyebaran endemik nyamuk DBD,\" jelasnya. Menurutnya, disepanjang bulan Agustus ini tercatat ada 2 kasus DBD, dan jumlah itu termasuk tinggi. Hal itu disebabkan berkembang biaknya nyamuk DBD yang disebabkan kurang bersihnya lingkungan perumahan. \"Kita himbau masyarakat untuk lakukan 3 M, mengubur, menutup, dan menguras, karena nyamuk DBD berkembang biak secara cepat di daerah yang banyak genangan air dan kotor,\" tandasnya. Sementara itu, penyebab DBD adalah virus dengue, yang merupakan virus dari famili Flaviviridae. Terangnya, terdapat 4 jenis virus dengue yang diketahui dapat menyebabkan penyakit demam berdarah. Yakni, DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4. Gejala demam berdarah baru muncul saat seseorang yang pernah terinfeksi oleh salah satu dari empat jenis virus dengue mengalami infeksi oleh jenis virus dengue yang berbeda. Sistem imun yang sudah terbentuk di dalam tubuh setelah infeksi pertama justru akan mengakibatkan kemunculan gejala penyakit yang lebih parah saat terinfeksi untuk ke dua kalinya. Seseorang dapat terinfeksi oleh sedikitnya dua jenis virus dengue selama masa hidup, namun jenis virus yang sama hanya dapat menginfeksi satu kali akibat adanya sistem imun tubuh yang terbentuk. (505)
Dua Pasien Positif DBD
Jumat 30-08-2013,18:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 14-06-2026,18:07 WIB
Kasus HIV di Kota Bengkulu Capai 1.235 Orang, Dinkes Gencarkan Skrining dan Jamin Kerahasiaan Pasien
Minggu 14-06-2026,18:12 WIB
Verifikasi Sekolah Rakyat 2026 Dimatangkan, Dinsos Bengkulu Pastikan Program Tepat Sasaran
Minggu 14-06-2026,18:19 WIB
Pemkot Bengkulu Buka Posko Pengaduan SPMB 2026, Warga Diminta Laporkan Dugaan Pungli dan Titipan Siswa
Minggu 14-06-2026,18:24 WIB
Dishub Bengkulu Siapkan 105 Titik Parkir untuk Dukung Kelancaran Festival Tabut 2026
Minggu 14-06-2026,21:48 WIB
Musda II KAHMI Mukomuko Jadi Ajang Konsolidasi Gagasan dan Penguatan Organisasi
Terkini
Minggu 14-06-2026,23:10 WIB
Keseruan Vario Street Nation Bengkulu: Kopdar, Sharing, Rolling City Hingga Kontes Modif Honda Vario
Minggu 14-06-2026,23:00 WIB
Vario Modif Bertema Rafflesia dan Kaligrafi Curi Perhatian di Vario Street Nation Bengkulu
Minggu 14-06-2026,22:55 WIB
Astra Motor Bengkulu Perkuat Solidaritas Pengguna Honda Vario Lewat Sharing Komunitas di Vario Street Nation
Minggu 14-06-2026,22:45 WIB
Rolling City Meriahkan Vario Street Nation Bengkulu, Para Pengguna Honda Vario Kampanyekan Safety Riding
Minggu 14-06-2026,22:30 WIB