MUARABANGKAHULU, BE - Rektor Unib Prof. Ir. H. Zainal Muktamar, M.Sc, Ph.D didampingi Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Drs. Azhar Marwan, M.Si, kemarin melepas keberangkatan Tim Ahli/Dosen Pakar untuk program Detasiring atau PMDPA (Program Mobilisasi Dosen Pakar/Ahli). Kegiatan itu digelar di ruang rapat I gedung rektorat. Program Detasiring tahun ini, Unib selaku pertisum menugaskan dan mengirim belasan Tim Ahli atau Dosen Pakar ke universitas-universitas (pertisum) yang sebelumnya sudah melakukan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding). Para dosen pakar itu nanti akan mendampingi universitas pertisum dalam melaksanakan sejumlah kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kalau tahun-tahun sebelumnya, Unib cukup eksis dan dinilai sebagai salah satu universitas yang cukup kompeten dalam melaksanakan program ini. Mudah-mudahan tahun ini akan semakin baik dan berjalan sukses. Kami mohon pamit dan mohon do’a restu, semoga kegiatan Detasiring tahun ini berjalan sesuai harapan,” ujar perwakilan dosen, Dr. Abimanyu Dipo Nusantara. Data yang diperoleh BE, universitas yang sudah menandatangani MoU program PMDPA dengan Unib antara lain Universitas Semarang dan Universitas Tidar Magelang (UTM). MoU ditandatangani akhir Mei lalu antara rektor Unib dan kedua rektor universitas bersangkutan yaitu Prof. Dr. H. Pahlawansjah Harahap, SE, ME (Univ. Semarang), dan Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd (UTM) yang langsung datang ke kampus hijau Unib. Dalam arahannya kemarin, Rektor, Prof. Ir H Zainal Muktamar Msc PhD mengatakan, kegiatan ini sudah berlangsung kurang lebih 5 tahun dan sekarang sistem pelaksanaannya sudah semakin bagus dan terus disempurnakan. Tujuan program ini adalah untuk mengatasi masalah masih tingginya Disparitas kualitas antar perguruan tinggi di Indonesia. “Tahun ini Unib dipercaya menjadi Pertisum bagi sejumlah universitas di Pulau Jawa seperti Universitas Semarang dan Universitas Tidar Magelang. Selain untuk mengatasi masalah Disparitas, program ini juga diharapkan mampu mengangkat nama baik dan citra Unib,” ujar Zainal. Zainal menambahkan jangka waktu penugasan para dosen pakar/ahli adalah 13 hari kalender secara tidak terputus. Tugasnya adalah melakukan pembinaan dalam bidang pembelajaran, bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan perguruan tinggi dan pembinaan sumber daya manusia. Harapan kita, semua tugas-tugas tersebut dapat dilaksanakan secara baik sehingga program Ditjen Dikti ini dapat membuahkan hasil sesuai harapan. (247/rls)
Rektor Lepas Dosen Peserta Detasiring
Rabu 28-08-2013,11:39 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,10:02 WIB
Polres Bengkulu Selatan Masih Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Pantai Pasar Bawah
Kamis 11-06-2026,12:18 WIB
Perkuat Komitmen Antikorupsi Saat SPMB, Pemkot Bengkulu Minta Kepsek Jauhi Pungli dan Gratifikasi
Kamis 11-06-2026,11:46 WIB
Danau Dendam Tak Sudah Disulap Jadi Ikon Wisata Baru Bengkulu, Pemprov Mulai Penataan Kawasan
Kamis 11-06-2026,10:07 WIB
Pelajar SMP Asal Pondok Batu Hilang Terseret Ombak di Pantai Badri Mukomuko
Kamis 11-06-2026,11:48 WIB
Polresta Bengkulu Musnahkan Sabu dan Ganja Hasil Operasi Antik Nala 2026
Terkini
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Kamis 11-06-2026,16:10 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Siswa Sekolah Binaan Berkarya Lewat Konten Sustainable Living Saat Libur Sekolah
Kamis 11-06-2026,15:51 WIB
Gubernur Helmi Hadiri Pemakaman Orangtua Bupati Seluma dan Senator Destita
Kamis 11-06-2026,15:45 WIB
Orangtua Senator Destita dan Bupati Seluma Tutup Usia, Dimakamkan di Kampung Halaman Desa Kembang Mumpo
Kamis 11-06-2026,15:15 WIB