KOTA BINTUHAN, BE - Tim Kesehatan Dinas Pertanian dan Peternakan Kaur mengimbau kepada warga Kaur khususnya di lokasi ayam mati mendadak, untuk tidak beternak ayam selama 1 bulan serta tidak mengeluarkan ayam dari kandang selama 15 hari. Imbauan ini disampaikan guna mencegah penularan ayam mati mendadak yang terjadi di Kecamatan Nasal, Muara Sahung, Kaur Utara dan Tanjung Kemuning, yang diduga akibat terserang penyakit tetelo. \"Kita sudah melakukan pensterilisasikan 4 kecamatan. Warga diimbau untuk tidak beternak ayam selama sebulan ini atau bagi yang mempunyai ayam untuk tidak mengeluarkan dari kandangnya selama 15 hari,\" imbau Kadis Pertanian dan Peternakan Kaur, Asmawan SSos melalui Kabid Peternakan Rahmadaniar SP didampingi Kasi Hewan dr Rahmad Fajar, kemarin. Sebelumnya diketahui, kata Rahmad, sedikitnya 500 ayam di Desa Suku Tiga dan Tanjung Betuah Kecamatan Nasal mati mendadak dalam jangka waktu yang sangat singkat. Selain di dua desa tersebut, virus tersebut juga menyerang 200 lebih ternak ayam di Kelurahan Tanjung Iman. Pihak Dinas Pertanian dan Peternakan juga sudah mengambil 10 sampel ayam untuk diuji lab guna mengetahui penyabab pasti ayam mati tersebut. \"Penyebab kematian ayam masih susfec flu burung, namun ciri-cirinya memang mirip virus flu burung,\" jelasnya. Selain itu, Dinas Peternakan juga juga memusnahkan bangkai ratusan ayam yang mati mendadak, melakukan vaksinasi terhadap ayam yang masih hidup, serta penyemprotan kandang ayam dan perkarangan rumah warga. Ditambahkan Rahmadaniar, bagi ayam yang sudah divaksin akan ditunggu selama 1 minggu, apakah bisa bertahan hidup atau tidak. Jika tidak, maka kemungkinan penyakit unggas ganas bisa saja terjadi. \"Kita lihat vaksin akan bertahan hingga seminggu, jika masih ada ayam mati kembali berarti ada virus lainnya,\" jelasnya.(823)
Dilarang Ternak Ayam Selama Sebulan
Selasa 20-08-2013,15:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,21:12 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,19:10 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasokan LPG Ditambah 7.840 Tabung
Kamis 19-03-2026,16:32 WIB
Sambut Libur Lebaran 2026, 6 Objek Wisata di Mukomuko Ajukan Izin Hiburan, Cagar Alam Dilarang
Kamis 19-03-2026,19:26 WIB
Jelang Idulfitri, Kapolres Bengkulu Utara Beserta DANDIM 0423 Gelar Patroli
Kamis 19-03-2026,19:19 WIB
Trafik JTTS Naik 109 Persen, Hutama Karya Catat Lonjakan Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2026
Terkini
Jumat 20-03-2026,16:12 WIB
21 Masjid Gelar Salat Id Lebih Awal di Bengkulu Selatan
Jumat 20-03-2026,15:51 WIB
Ribuan Warga Muhammadiyah Rejang Lebong Gelar Shalat Idul Fitri di Lima Lokasi
Jumat 20-03-2026,15:44 WIB
Mudik Nyaman Bersama Honda, Ribuan Konsumen Setia Berangkat Pulang Kampung
Jumat 20-03-2026,15:40 WIB
Polda Bengkulu Siap Gelar Operasi Ketupat Nala 2026, Fokus Amankan Arus Mudik hingga Kawasan Rawan
Jumat 20-03-2026,09:17 WIB