BENGKULU, BE- Sebanyak 11 Warga Kota Bengkulu yang tergabung dalam Bengkulu Foxs Comunity (BFC) kemarin (19/8) mendatangi Mapolres Bengkulu. Mereka membawa senjata api jenis PCP dengan Kaliber 4,5 MM. Kedatangan mereka ke Mapolres Bengkulu bukan untuk melakukan penyerangan, namun untuk mendaftarkan senjata mereka ke kepolisian. Karena seperti diketahui untuk senjata yang memiliki kaliber mulai dari 4,5 MM keatas harus didaftarkan ke kepolisian. Kedatangan rombongan BFC ini disambut langsung oleh Kapolres Bengkulu, AKBP Iksantyo Bagus Pramono SH MH didampingi Wakapolres Kompol Puji Saputro Bowo Leksono SIk SH. \"Kedatangan mereka untuk mendaftarkan senjata berburu mereka yang dengan kaliber 4,5 MM,\" ungkap Kapolres Pendataan yang dilakukan pihak kepolisian ini untuk mengantisipasi senjata tersebut disalahgunakan atau dipakai untuk kegiatan lain selain berburu. Untuk mengantisipasi masalah tersebut kepolisian melakukan pendataan. Kapolres sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh warga ini. Karena mereka datang sendiri untuk mendaftarkan senjata yang mereka miliki. Jika nanti mereka ingin berburu bahkan keluar kota Bengkulu, mereka harus melapor terlebih dahulu, sehingga kita akan lebih mudah berkoordinasi dengan polisi dilokasi mereka berburu. \'\'Hal tersebut tentunya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan,\"tambahnya. Lebih lanjut Kapolres menjelaskan pasca diumumkannya tentang pendataan senjata dengan kaliber mulai dari 4,5 MM melalui media maupun Polsek, yang ada di Bengkulu, setidaknya sudah ada 29 masyarakat yang melaporkan kepemilikan senjata mereka ke polres Bengkulu. Namun berdasarkan data yang dimiliki Polres dari pihak Intelejen, di Kota Bengkulu sendiri ada sekitar 50 senjata dengan kaliber mulai dari 4,5 MM, sehingga masih ada 21 senjata lagi yang belum dilaporkan ke Polres. \"Kita berharap untuk mereka yang belum melakukan pendataan segera mendatangai mapolres mendaftarkan senjata yang mereka miliki,\" tambah Kapolres. Pendataan senjata ini intruksi langsung dari Mabes Polri. Selain untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata tersebut, pendataan ini juga terkait dengan banyaknya teror yang menggunakan senjata api seperti penembakan di beberapa kantor instansi maupun aparat kepolisian seperti di Jawa. Dengan adanya pendataan seperti ini diharapakan bisa meminimalisisr kejahatan menggunakan senjata api dan sebagainya.(251)
11 Warga Daftarkan Senjata Api
Selasa 20-08-2013,10:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,13:11 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Babak Baru Pertahanan Maritim RI
Selasa 28-07-2026,13:08 WIB
Memanfaatkan Warisan Bumi Guna Mendongkrak Ekonomi Warga Perbatasan
Selasa 28-07-2026,13:04 WIB
Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM dan Riset Dukung B60 hingga Etanol
Selasa 28-07-2026,13:06 WIB
Kemenpar dan Kemensos Perkuat Akses Pendidikan dan SDM Pariwisata
Selasa 28-07-2026,13:25 WIB
Audiensi dengan Ombudsman RI, Helmi Hasan Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Transparan
Terkini
Selasa 28-07-2026,16:25 WIB
Petani di Curup Utara Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Selidiki Pelaku
Selasa 28-07-2026,16:23 WIB
Stok Pangan di Kota Bengkulu Aman, Pemkot Catat Konsumsi Rokok dan Kosmetik Meningkat
Selasa 28-07-2026,16:21 WIB
Fikri Thobari Didakwa Terima Rp2,5 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Fee Proyek
Selasa 28-07-2026,16:12 WIB
Peringati Hari Koperasi ke-79, Dinkop UKM Kota Bengkulu Dorong Koperasi Bertransformasi Digital dan Tingkatkan
Selasa 28-07-2026,15:59 WIB