RATU SAMBAN, BE - Relokasi pedagang Pasar Subuh hingga tragedi berdarah di Pasar Barukoto II mendapat sorotan dari lembaga yang mengatasnaman Akar Fondation dan Lentera Merah Bengkulu. Dua lembaga ini menduga adanya kejanggalan, mulai dari pra kondisi hingga pada tahap eksekusi di lapangan. Bahkan pihaknya akan mengadukan persoalan ini ke Mabes Polri. Kejanggalan lainnya yang ditemukan pihaknya adanya pelibatan aparat TNI AD dan TNI AL. Padahal secara komando, TNI Angkatan Darat dan Angkutan Laut , tidak dibawahi kepala daerah melainkan komando langsung dari pusat. Berdasarkan kajian Akar Fondation bersama Komunitas Lentera Merah Bengkulu, kejanggalan itu seperti diturunkannya personil gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, militer (Kodim dan Lanal), Brimob, dan satuan polisi Pamong Praja. Terkesan tampak persis seperti operasi \"tim Detasemen Khusus (Densus)\" untuk membersihkan area (area clearing) sepanjang ruas Jalan KZ Abidin II dari pedagang kaki lima (PKL) Pasar Subuh. Tak hanya disitu, jumlah personil yang diturunkan pun sangat fantastis yaitu sekitar 900-an personil dengan senjata lengkap standar pengamanan anti huruhara lengkap dengan kendaraan Barakuda dan watercanon. Berdasarkan kajian Akar Fondation dan Komunitas Lentera Merah Bengkulu ada beberapa dugaan, yakni dugaan adanya tindak kekerasan yang dilakukan oknum aparat, dugaan adanya upaya teror psikologis, dugaan adanya pelanggaran HAM, sampai pada dugaan adanya praktik kriminalisasi terhadap rakyat kecil. \"Semua keganjilan yang tampak dalam hasil analisi Akar Fondation dan Lentera masih bersifat dugaan. Untuk memperoleh kepastian dan mempertebal keyakinan, sekaligus memantapkan usaha kami dalam membantu masyarakat menegakkan supremasi hukum yang tepat dan berpihak pada masyarakat, kami akan mengupayakan koordinasi dan konsultasi ke Wasisdik Mabes Polri dan Kompolnas,\" ujar Staf Divisi Advokasi Miskin Kota Akar Fondation, Atma Yuda dalam pers releasenya. Masih dikatakan Atma Yuda, relokasi pedagang Pasar Subuh sebagai sebuah kebijakan memiliki bengitu banyak cacat, baik dalam proses perumusan kebijakan maupun dalam pelaksanaan di lapangan. Ini terbukti dengan banyaknya masalah sosial baru yang muncul di kemudian hari setelah relokasi dilakukan. Kejadian terakhir cukup memprihatinkan yakni terjadinya penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang bersenjata tajam terhadap pedagang santan (eks pedagang Pasar Subuh) yang berjualan di lantai atas Pasar Barukoto II. Kejadian tersebut cukup menunjukkan kepada kita bahwa pemerintah sebenarnya tidak siap dalam melakukan relokasi. Ketidaksiapan tersebut dilihat dalam berbagai hal seperti jaminan keamanan, kenyamanan dan ketentraman pedagang maupun konsumen yang melakukan transaksi jual beli di pasar Baru Koto II. Di lain pihak Kuasa Hukum Pedagang, Zurhendri mengungkapkan, adanya dugaan ketidakadilan dalam proses hukum yang dilakukan terhadap pedagang. \'\'Penerapan pasal-pasal terhadap pedagang yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni Pasal 160 tentang Provokasi, Pasal 63 dan Pasal 274 Tentang Angkutan Jalan serta Pasal 368 tentang pengutipan iuran terhadap pedagang, diduga dipaksakan karena tidak memenuhi unsur-unsur tindak pidana yang disangkakan,\'\' tukasnya. (247)
Pasar Subuh ke Mabes Polri
Senin 12-08-2013,13:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,19:51 WIB
Jelang Arus Mudik, Kapolres Mukomuko Turun Langsung Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026
Minggu 15-03-2026,19:42 WIB
Indosat Prediksi Lonjakan Trafik Data Saat Mudik Lebaran, Jaringan di Sumatra Diperkuat
Minggu 15-03-2026,19:36 WIB
215 Hektare Lahan di Pulau Baai Disiapkan untuk Kawasan Industri, Studi Kelayakan Dikebut
Minggu 15-03-2026,19:45 WIB
Walikota Cup Bengkulu 2026 Digelar di Pantai Panjang, Siapkan Dua Motor untuk Juara Murai Batu
Minggu 15-03-2026,18:42 WIB
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Pasar Atas Curup
Terkini
Senin 16-03-2026,16:01 WIB
Cegah Pungli Parkir di Wisata, Bapenda Kota Bengkulu Pasang Spanduk Tarif Resmi
Senin 16-03-2026,15:58 WIB
Siswa Libur Hingga 28 Maret, Disdikbud Kota Bengkulu Tekankan Peran Orang Tua
Senin 16-03-2026,15:55 WIB
Pengadaan Laptop Disdikbud Mukomuko Disorot, Anggaran 2026 Capai Lebih Rp1 Miliar
Senin 16-03-2026,15:50 WIB
Gerai Koperasi Desa Merah Putih Talang Gading Siap Beroperasi
Senin 16-03-2026,15:46 WIB