Sejatinya, tak ada orangtua (Ortu) yang membenci anaknya. Semua pasti sayang, ingin memberi perhatian, mengalirkan cinta dan melindunginya. Intinya, orangtua ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Sayangnya dalam penerapannya kadang kurang tepat. Maksudnya baik tapi caranya buruk sehingga terjadi miskomunikasi. Akibatnya, anak merasa kesal, tertekan, potensinya tidak tergali maksimal, dan mereka pun menjadi pembangkang. Misal, saat anak kelelahan seusai bermain, dengan intonasi tinggi orangtua menanyakan pekerjaan rumah. Anak pun kesal, sehingga mengerjakan pekerjaan rumah tidak maksimal. Kasus lainnya, orangtua mungkin ingin menciptakan anak mandiri, lalu memasang berbagai target untuk dicapai anak. Anak harus sudah mandiri di usia prasekolah, harus sudah bisa baca tulis sebelum masuk sekolah dasar, sudah pandai berhitung, tidak boleh telat bangun pagi, dan sebagainya. Tujuan orangtua mungkin mulia, berharap anak mandiri, cerdas, punya komitmen, dan perilaku positif lainnya. Namun, dalam keseharian anak justru merasa tertekan dan terbelenggu dengan berbagai aturan. Saat bangun pagi, anak dipaksa bangun, \"Ayo bangun, nanti terlambat ke sekolah\". Berlanjut di siang hari saat anak pulang sekolah, \"Buka baju seragamnya, sepatunya, jangan lupa letakkan semuanya di tempat cucian!\" Demikian pula saat waktu tidur siang, mandi sore, makan malam, belajar, anak dipenuhi dengan berbagai tuntutan. Kalimat yang digunakan orangtua pun berintonasi tinggi, satu arah, tanpa memedulikan emosi dan kondisi anak. Menurut Monica Sulistiawati, MPsi, Psi, CHt, psikolog dari Personal Growth Counseling and Development, apa yang dilakukan orangtua boleh jadi keliru karena memposisikan diri lebih tinggi dari anak. Padahal, saat berkomunikasi dengan anak, orangtua sebaiknya memposisikan diri sejajar dengan mereka. Ia menyarankan, dengarlah apa yang anak rasakan, inginkan, apakah mereka nyaman atau tidak degan pilihan kata yang Anda ucapkan.(**)
Ortu Salah Bicara, Anak Bisa Tertekan
Minggu 04-08-2013,12:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,12:22 WIB
Rifai Buka Akses Alsintan, Lahan Pertanian Tak Boleh Menganggur
Rabu 01-04-2026,12:02 WIB
Kepala Perpustakaan Bengkulu Selatan Berganti, Bupati Tekankan Minat Baca
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB
Bupati Seluma Sambut Kunjungan Menhan, Tinjau Batalyon 891/TP
Rabu 01-04-2026,14:15 WIB
Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Bengkulu Tekankan Prioritas Infrastruktur dan Pariwisata
Terkini
Rabu 01-04-2026,19:26 WIB
Bank Tanah dan Pemkot Bengkulu Teken MoU, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembangunan dan Kesejahteraan
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,15:56 WIB
Jadi Saksi Nikah Warga, Jadwal Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Sampai Penuh
Rabu 01-04-2026,15:54 WIB
Wacana Sekolah Daring 1 April Batal, Disdikbud Kota Bengkulu Tegaskan KBM Tetap Tatap Muka
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB