Pasalnya, sebagian besar warga desa itu masih banyak yang kurang mampu dan hanya bekerja sebagai petani. Subsidi bibit itu sangat membantu warga, namun saat ini sudah dihentikan dan akan diganti dengan tanaman lain.\" Kita menginginkan bantuan subisidi bibit karena terus dilanjutkan karena dibutuhkan petani,\" kata Bustamin. Tak hanya itu, selain menginginkan subsidi karet, kades juga menginginkan tambahan Jamkesmas untuk warganya. Dari 174 KK di desa itu, hanya 25 persen yang mendapatkan Jamkesmas. Padahal masih ada warga kurang mampu yang belum mendapatkan program itu. \"Kami harapkan pemerintah daerah menambah kuota Jamkesmas yang ada di desa ini, agar pengobatan kesehatan masyarakat terpenuhi,\" jelasnya. (117)
Subsidi Karet dan Jamkesmas
Kamis 01-08-2013,19:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,13:09 WIB
PT RAA Terancam Dieksekusi, Pengadilan Beri Waktu 8 Hari Bayar Hak Mantan Karyawan
Jumat 24-07-2026,09:00 WIB
Wakili Bengkulu di Nasional, Juara TSC 2026 Astra Motor Siap Tunjukkan Kompetensi Terbaik
Jumat 24-07-2026,13:44 WIB
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Anita Rosjonsyah Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan
Jumat 24-07-2026,14:43 WIB
Anggaran Terbatas, Pemkot Bengkulu Prioritaskan Perawatan 12 CCTV di Jalur Strategis
Jumat 24-07-2026,14:51 WIB
Targetkan Rekor Dunia, 15 Ribu Peserta Bakal Meriahkan Festival Pantai Panjang Bengkulu 2026
Terkini
Jumat 24-07-2026,16:11 WIB
KPK Limpahkan Perkara Bupati Nonaktif Rejang Lebong ke Pengadilan Tipikor Bengkulu, Sidang Segera Digelar
Jumat 24-07-2026,16:01 WIB
Saat Warga Salat Jumat, Kebakaran Hanguskan 7 Ruangan SMPN 19 Kota Bengkulu
Jumat 24-07-2026,14:56 WIB
Kemarau Picu Bunga Taman Kota Bengkulu Layu, DLH Optimalkan Penyiraman dan Gandeng Damkar
Jumat 24-07-2026,14:53 WIB
Tanpa Dana APBD, Festival Pantai Panjang Dinilai Jadi Contoh Kolaborasi yang Sukses
Jumat 24-07-2026,14:51 WIB