Pasalnya, sebagian besar warga desa itu masih banyak yang kurang mampu dan hanya bekerja sebagai petani. Subsidi bibit itu sangat membantu warga, namun saat ini sudah dihentikan dan akan diganti dengan tanaman lain.\" Kita menginginkan bantuan subisidi bibit karena terus dilanjutkan karena dibutuhkan petani,\" kata Bustamin. Tak hanya itu, selain menginginkan subsidi karet, kades juga menginginkan tambahan Jamkesmas untuk warganya. Dari 174 KK di desa itu, hanya 25 persen yang mendapatkan Jamkesmas. Padahal masih ada warga kurang mampu yang belum mendapatkan program itu. \"Kami harapkan pemerintah daerah menambah kuota Jamkesmas yang ada di desa ini, agar pengobatan kesehatan masyarakat terpenuhi,\" jelasnya. (117)
Subsidi Karet dan Jamkesmas
Kamis 01-08-2013,19:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,09:41 WIB
Walikota Bengkulu Lantik 10 Kepala OPD Hasil Lelang Jabatan, Berikut Daftarnya
Senin 13-04-2026,15:15 WIB
Jurnalis Bengkulu Selatan Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pembunuhan Karakter
Senin 13-04-2026,09:32 WIB
Erna Sari Dewi Pindah ke Komisi V, DPRD Harap Bantu Infrastruktur Bengkulu Selatan
Senin 13-04-2026,09:49 WIB
Isu Pemecatan PPPK Mukomuko Hoaks! Sekda: Nasib Pegawai Aman
Senin 13-04-2026,11:53 WIB
Kemkomdigi Gandeng Startup AI untuk Tangani Judi Online dan Kualitas Informasi
Terkini
Senin 13-04-2026,16:45 WIB
Seluma Siap Jadi Pusat Syiar, MTQ XXXVII Bengkulu Resmi Diluncurkan
Senin 13-04-2026,16:43 WIB
Sasar Habitat Gajah, Satgas Gakkum Lanjutkan Operasi Merah Putih di Mukomuko
Senin 13-04-2026,16:33 WIB
Jadi Role Model, 8 Desa di XIV Koto Serentak Cairkan Dana Desa demi Akselerasi Pembangunan
Senin 13-04-2026,16:29 WIB
Wali Kota Bengkulu Tekankan Inovasi dan Kinerja Terukur kepada 10 Pejabat Baru?
Senin 13-04-2026,15:15 WIB