KEPAHIANG, BE – Lokasi di dua desa di Kecamatan Kabawetan, Kepahiang, Desa Suka Sari dan Tugu Rejo mulai tahun ini dijadikan pusat pengembangan kentang oleh Balai Benih Holtikultura Provinsi Bengkulu. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kepahiang, Ir Taufik melalui Kabid Tanaman Pangan Holtikutura Andang Widiharjo, kemarin. \"Kegiatan pengembangan kentang ini merupakan kegiatan Provinsi sedangkan kita memfasilitasi lahan dan kelompok taninya,\" ujaranya. Dikatakannya, pengembangan kentang tersebut berupa bibit yang nantinya bibit tersebut akan diberikan untuk 2 kelompok tani, masing-masing Poktan Desa Tugu Rejo dan Poktan Desa Suka Sari. Bibit kentang yang akan dikembangkan berupa g 0, g 2 dan g 3. \"Dari penakaran g0 nantinya akan diturunkan jadi g1 dan g2, yang masih berupa bibit, sedangkan seteruskan untuk g3 dan g4 sudah merupakan bibit benih untuk di sebar,\"jelasnya. Menurutnya, hingga saat ini, tahapan pelaksanaan untuk desa Tugu Rejo sudah mulai penanam yang dilakukan sekitar pertengahan Juli lalu, sedangkan untuk desa Suka Sari masih dalam tahap pengolahan lahan. \"Diperkirakan pengolahan lahan akan clear minggu depan sehingga sudah dapat ditanam dilahan masing-masing yang berukuran sekitar satu hektar lebih,\" imbuhnya. Dijelaskannya, mengenai tahapan lelang hal tersebut merupakan kewenangan pihak Provinsi sedangkan Pihkanya terima bibit dalam bentuk barang. Selain itu juga menyiapkan lahan, yang kemudian nantinya diserah terimakan ke petani. \"Kalau letak georrafis sejauh ini kentang cocok diketinggian 1000 keatas DPL sedangkan kabawetan sekitar 1200 dpl, artinya mendekati. Lagi pula untuk jenis dan tingkat kesuburan tanah juga cocok dan itu dapat dilihat, karena pada umumnya masyarakat sengkuang itu tanam Kentang,\" tukasnya. Dijelaskannya, sebenarnya bagi masyarakat Kabawetan, kentang sudah ditanam secara turun temurun. Hanya saja mutu bibit yang ada sekarang sudah berkurang sehingga perlu diperbaiki dengan benih bibit yang baru. Banyaknya bibit masing-masing kelompok dapat 1 ton, ada bibit jenis g0, dan ada juga untuk indukan sebanyak 5.000 butir. \"Kalau masa panen kentang ini selama 4 bulan sejak tanam, dan hasilnya untuk kelompok dan dilakukan pembibitan kembali untuk disebar luaskan,\" tandasnya.(505)
Kabawetan jadi Pusat Kentang
Senin 29-07-2013,21:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-07-2026,23:08 WIB
Hadir Dengan Banyak Warna, Honda Beat Kini Lebih Irit, Gesit dan Makin Lincah
Kamis 23-07-2026,22:27 WIB
Astra Motor Bengkulu Buka Lowongan Technical Service Supervisor, Kesempatan Emas bagi Fresh Graduate
Jumat 24-07-2026,09:00 WIB
Wakili Bengkulu di Nasional, Juara TSC 2026 Astra Motor Siap Tunjukkan Kompetensi Terbaik
Jumat 24-07-2026,13:09 WIB
PT RAA Terancam Dieksekusi, Pengadilan Beri Waktu 8 Hari Bayar Hak Mantan Karyawan
Jumat 24-07-2026,13:44 WIB
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Anita Rosjonsyah Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan
Terkini
Jumat 24-07-2026,16:11 WIB
KPK Limpahkan Perkara Bupati Nonaktif Rejang Lebong ke Pengadilan Tipikor Bengkulu, Sidang Segera Digelar
Jumat 24-07-2026,16:01 WIB
Saat Warga Salat Jumat, Kebakaran Hanguskan 7 Ruangan SMPN 19 Kota Bengkulu
Jumat 24-07-2026,14:56 WIB
Kemarau Picu Bunga Taman Kota Bengkulu Layu, DLH Optimalkan Penyiraman dan Gandeng Damkar
Jumat 24-07-2026,14:53 WIB
Tanpa Dana APBD, Festival Pantai Panjang Dinilai Jadi Contoh Kolaborasi yang Sukses
Jumat 24-07-2026,14:51 WIB