KEPALA Desa Tanjung Kemuning, Widi Harto mengatakan ada 200 Persil pembuatan sertifikat kerjasama antara Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaur, diperuntukan nelayan tangkap. Kabarnya akan diterbitkan pada tahun 2013, namun saat ini belum juga dibagikan. Diharapkan pihak DKP segera membagikan. \"Kita harapkan DKP untuk segera membagikan sertifikat nelayan, mengingat saat ini sudah tahun 2013 tapi belum juga dibagikan,\" ujar Widi, kemarin. Disisi lain, Kepala DKPD Kaur Ir Yetminson mengatakan pembuatan sertifikat nelayan saat ini tengah dalam proses, mengingat pihaknya bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga kini belum selesai. Namun dalam waktu dekat ini pasti akan kita bagikan mengingat ini program nasional. \"Dengan salah satu program Kementerian KP yang mengakomodir para nelayan yang akan membuat sertifikat tanah. Maksimal lahan yang bisa diikutkan seluas 2 hektar. Hal ini sudah dilakukan dengan baik sekitar 200 nelayan akan mendapatkan sertifikat segera dibagikan, hanya tinggal menunggu waktu,\" jelasnya.(**)
Tuntut Sertifikat Tanah
Senin 29-07-2013,19:52 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 26-05-2026,09:07 WIB
Pelajar di Daerah Bisa Naik Kelas Lewat TEFA Astra Honda
Selasa 26-05-2026,14:59 WIB
Plh Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing Salat Idul Adha di Masjid Merah Putih
Selasa 26-05-2026,11:49 WIB
Sambut Idul Adha, Astra Motor Bengkulu Salurkan Sedekah Hewan Kurban
Selasa 26-05-2026,14:21 WIB
Motor Mogok Padahal Tangki Penuh? Ini 7 Penyebab Utama Menurut Astra Motor Bengkulu
Selasa 26-05-2026,09:02 WIB
Dekatkan Pelayanan, Pos AHASS TEFA SMKN 3 Mandau Siap Servis 12 Motor Honda Per Hari
Terkini
Selasa 26-05-2026,15:03 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Intensifkan Strategi Dongkrak PAD Melalui Digitalisasi dan Pengawasan Pajak
Selasa 26-05-2026,14:59 WIB
Plh Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing Salat Idul Adha di Masjid Merah Putih
Selasa 26-05-2026,14:57 WIB
Pemkot Bengkulu Mulai Distribusikan Sapi Kurban ke Berbagai Masjid di Kota Bengkulu
Selasa 26-05-2026,14:52 WIB
Usut Dugaan Korupsi Proyek Pasar Rp700 Juta, Tim Penyidik Kejari Bengkulu Tengah Geledah Kantor Disdagperinkop
Selasa 26-05-2026,14:48 WIB