TAIS, BE- Untuk kesekian kalinya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Seluma kembali meminta kendaraan dinas ke Pemerintah Kabupaten Seluma. Pasalnya, mengingat mobil dinas (mobnas) jenis Suzuki APV ditarik Pansus Aset DPRD Seluma. “ Akibat tak ada kendaraan ini kegiatan MUI kewalahan dan kegiaatan pun tersendat,”ujar Ketua MUI Seluma H Hamdan Hasan. Disampaiakannya, untuk saat ini MUI susah melakukan kegiatan sosialisasi ke desa-desa serta melakukan pembinaan keagamaan. Kendaraan operasional MUI sendiri sudah sekitar satu bulan lebih ditertibkan dan ditarik kembali Pansus DPRD Seluma. Terpisah, seusai jalannya persidangan putusan tapal batas di Mahkamah Konstitusi (MK), Wabup Seluma Mufran Imron SE mengaku mobnas yang sudah ditertibkan belum bisa diserahkan kembali. Karena semuanya masih dilakukan pendataan. Serta tergantung keputusan Pansus Aset DPRD Seluma untuk menetapkannya. “Memang keseluruhan kendaraan telah didata dan kembalikan. Tapi semuanya tergantung Pansus Aset DPRD Seluma. Tapi yang jelas kalau yang tidak layak menggunakan mobnas, tidak akan diberikan,”tegas(333)
MUI Berharap Diberi Mobnas
Kamis 25-07-2013,22:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,14:16 WIB
Perkuat Ekonomi Domestik, Prodi Magister Ilmu Komunikasi UNIB Gelar Pelatihan P2K2 di Bengkulu Tengah
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB
Momen Seru! Kapolda Bengkulu Turun Langsung Coba Atraksi Ring Api di Hari Bhayangkara ke-80
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Terkini
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Rabu 01-07-2026,14:18 WIB