ARGA MAKMUR, BE - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten Lebong sudah membentuk tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah konflik tapal batas (Tabat) Bengkulu Utara dan Lebong. Dimana TPS tersebut dibentuk di enam desa yang masih dalam kawasan BU yaitu Desa Simpang Batu, Sebayur Jaya, Manunggal Baru, Lembah Duri, Alas Bangun dan Limas Jaya. Ternyata hal tersebut menjadi pemicu kemarahan beberapa anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) BU. Anggota Komisi I DPRD BU, Sonti Bakara, mengatakan, pihaknya tidak terima ketika mendengar informasi adanya pembentukan TPS di wilayah tabat tersebut. Menuurutnya, dengan adanya TPS Lebong di wilayah BU, akan menyebabkan ratusan mata pilih di Dapil II ini hilang begitu saja. Selain itu ia juga meminta pada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) BU untuk terus menggali informasi terkait pembentukan TPS di wilayah itu. Desakan-desakan anggota dewan terhadap KPU terus-menerus dilontarkan, untuk meminta pihak KPU menyiasati agar enam desa itu tidak jatuh masuk wilayah Lebong. \"Saya tidak terima kalau Lebong bentuk TPS di wilayah kita, kita tidak bisa tinggal diam kalau suara kita di comot dewan Lebong. KPU harus lebih jeli lagi, dan segera bentuk TPS disana, kan dananya sudah dianggarkan,\" tegas Sonti. Selain itu, Sonti mengajak Pemkab BU dan KPU untuk bersama-sama menuntaskan masalah ini ke jalur hukum. Menurutnya masalah itu tidak akan selesai, kalau pihak-pihak yang berkepentingan tidak kunjung bergerak. \"Kita bawa saja ke jalur hukum, bila perlu kita datang langsung pada Mendagri, sebab Lebong itu sudah kelewatan. Kita ajak pak Bupati untuk serius menyelesasikan masalah ini, tidak usah melaui Gubernur lagi karena sudah tidak ada tindaklanjutnya,\" tambah Sonti. Sementara Ketua KPU BU, Rodi, ST MSi mengungkapkan, pihaknya sekarang sedang menyusun rencana terkait pembentukan TPS di wilayah tabat itu. Saat ini pihaknya sudah menurunkan beberapa anggotanya dan sudah mulai melakukan pendataan. Alhasil pihaknya meyakini jika ratusan mata pilih itu dimiliki Kabupaten BU. \"Kita juga tidak tinggal diam, kita sudah siapkan informan di sana, kalau memang pihak Pemda Lebong mulai bergerak kita juga tidak kecolongan, yang jelas kita harus pelan-pelan menghadapi situasi seperti ini, kita jangan gegabah,\" demikian Rodi. (117)
Tolak Lebong Bentuk TPS di Tabat
Rabu 24-07-2013,14:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 11-04-2026,18:51 WIB
Polres Bengkulu Selatan Bersihkan Masjid, Wujudkan Lingkungan Ibadah ASRI
Sabtu 11-04-2026,18:54 WIB
Bupati Bengkulu Selatan Jawab Keluhan Nelayan, Break Water Muara Pasar Bawah Dibangun
Sabtu 11-04-2026,18:48 WIB
Kapolda Bengkulu Turun Langsung, Konservasi Penyu Warga Terancam Abrasi Dapat Perhatian
Minggu 12-04-2026,12:29 WIB
DPD RI Soroti Disharmonisasi Regulasi Koperasi, Dorong Penguatan Perda di Daerah
Minggu 12-04-2026,11:50 WIB
Gubernur Helmi Soroti Kinerja OPD, Minta Disiplin dan Pelayanan Prima ke Masyarakat
Terkini
Minggu 12-04-2026,15:41 WIB
Pasar di Kota Bengkulu Kembali Semrawut, Wali Kota Siapkan Langkah Tegas
Minggu 12-04-2026,15:38 WIB
Meriah! 480 Peserta Ramaikan Lomba Burung Walikota Cup di HUT ke-307 Kota Bengkulu
Minggu 12-04-2026,12:29 WIB
DPD RI Soroti Disharmonisasi Regulasi Koperasi, Dorong Penguatan Perda di Daerah
Minggu 12-04-2026,11:50 WIB
Gubernur Helmi Soroti Kinerja OPD, Minta Disiplin dan Pelayanan Prima ke Masyarakat
Sabtu 11-04-2026,18:54 WIB